Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Seorang Nelayan Hilang setelah Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang nelayan sempat hilang akibat diterkam seekor buaya. Nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Seorang Nelayan Hilang setelah Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai, Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Florida Museum of Natural History
ILUSTRASI BUAYA - Seorang nelayan sempat hilang akibat diterkam seekor buaya. Nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. 

TRIBUNNEWS.COM- Seorang nelayan sempat hilang akibat diterkam seekor buaya.

Nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban tiba-tiba diterkam buaya saat turun ke sungai untuk mandi.

Tim SAR Gabungan yang sejak Senin (19/10/2020) pagi melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Apen Munthe (43) di kawasan Sungai Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) akhirnya membuahkan hasil.

Tim gabungan menemukan jasad Apen Munthe pada Senin malam sekitar pukul 22.10 WIB.

Korban ditemukan pada jarak 2 kilometer dari posisi awal Apen Munthe dikabarkan hilang akibat diterkam seekor buaya.

"Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Jarak penemuan korban dari lokasi kejadian kurang lebih 2 kilometer," kata Komandan Pos SAR Tanjungbala8 Asahan, Sukroadi Sastra Wijaya, Selasa (20/10/2020).

Usai berhasil dievakuasi, sambung Sukroadi, jasad korban kemudian dibawa ke rumah keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Baca juga: Seorang Pria Asal Bandung Hilang Selama 18 Tahun, Ditemukan Dalam Kondisi Memprihatinkan di Jalan

Baca juga: Seorang Nelayan Hilang saat Melaut, Menolak Kembali ke Darat Padahal Sudah Diajak

"Setelah penemuan ini, maka operasi pencarian ditutup dan unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing," ujarnya.

Adapun kronologi peristiwa tersebut bermula ketika korban Apen Munthe bersama dua orang rekannya Syamsuar dan Koli berangkat ke Sungai Simangalam untuk mencari ikan pada Minggu (18/10/2020).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas