Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ditegur Tak Pakai Masker, Pelajar SMA Maki Polisi, Sebut Corona adalah Konspirasi

Di video yang beredar, siswa SMA tersebut meluapkan emosi kepada anggota polisi dengan menggunakan bahasa Jawa dialek Tegalan.

Ditegur Tak Pakai Masker, Pelajar SMA Maki Polisi, Sebut Corona adalah Konspirasi
KOMPAS.com/Tresno Setiadi
Tangkapan layar video seorang pemuda memaki polisi karena diduga tidak memakai masker saat terjaring operasi yustisi (Facebook: Spot Harian Film)(KOMPAS.com/Tresno Setiadi) 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video seorang pemuda memaki polisi karena ditegur tak memakai masker, viral di media sosial.

Video tersebut direkam di Kabupaten Tegal saat polisi melakukkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19 pada Sabtu (17/10/2020).

Menurut Kasatlantas Polres Tegal AKP Indra Jaya Syafputra, polisi yang dimaki oleh pemuda tersebut adalah salah satu anggotanya yang sedang bertugas.

Baca juga: Bunuh Wanita Kerabat Jokowi Pakai Linggis di Kandang Ayam, 2 Pelaku Diciduk, Ternyata Ini Motifnya

Selain kepolisian, operasi yustisi tersebut juga melibatkan unsur pemerintah daerah dan TNI.

"Itu saat menggelar operasi gabungan penegakan protokol kesehatan," kata Indra, kepada wartawan.

Pelaku minta maaf

Sementara itu menurut Kapolres Tegal AKBP M Iqbal Simatupang melalui Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Heru Sanusi pemuda yang memaki polisi tersebut adalah siswa SMA berusia 16 tahun.

Ia megatakan pemuda tersebut telah dipanggik ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

"Benar hari Senin. Hanya dimintai keterangan," kata Heru kepada Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Saat dimintai keterangan, pemuda tersebut meminta maaf kepada anggota polisi yang ia maki-maki.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas