Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Diduga Dendam Pernah Ditusuk, Kakak Beradik Nekat Bunuh Pengantin Baru, Korban Alami Luka Bacok

Diduga karena dendam pernah ditusuk, kakak beradik nekat membunuh seorang pengantin baru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in Diduga Dendam Pernah Ditusuk, Kakak Beradik Nekat Bunuh Pengantin Baru, Korban Alami Luka Bacok
Tribun Sumsel/ Pahmi
Ananda Septiriani menangis di depan jenazah suaminya Fran yang tewas dibunuh, Rabu (28/10/2020). 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Diduga karena dendam pernah ditusuk, kakak beradik nekat membunuh seorang pengantin baru.

Pelaku bahkan sampai mengejar korban ke dalam rumah.

Diduga dendam kedua pelaku nekat membunuh Fran (22) di rumahnya di Jalan Meranti (PU I), Kelurahan Kemas Rido, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (28/10/2020) sekira pukul 11.15 WIB.

Korban meninggal dunia di perjalanan saat dibawa ke RS Bari Palembang.

"Untuk identitas kedua pelaku sudah kita kantongi, dan sampai dengan saat ini sudah kita lakukan pengejaran terhadap kedua nya sampai di daerah Pemulutan," ujar Kapolsek Kertapati Iptu Irwan Sidik saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2020).

Dari informasi yang kita dapatkan sementara pelaku nekat membunuh korban karena diduga salah seorang pelaku pernah ditusuk korban menggunakan senjata tajam.

"Jadi korban ini dulu pernah menusuk salah seorang pelaku, kemudian setelah korban dan kedua pelaku bertemu di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat itulah kedua pelaku membalas dendam dengan menusuk korban menggunakan sajam sehingga korban meninggal dunia," tutupnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya diberitakan, Andre (18 tahun) teman korban saat ditemui di RS Bari Palembang menuturkan, pada saat kejadian ia dan korban sedang membuat besi tenda tidak jauh dari rumah korban.

"Pada saat kejadian tiba-tiba datang dua orang pelaku menghampiri korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan seorang membawa senjata tajam jenis pedang, kemudian kedua pelaku langsung mengejar korban," ujar Andre Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Titik Terang Jejak Pembunuh Pengantin Baru di Palembang, Pelaku Kejar Korban Meski Sudah Berdarah

Baca juga: Pilot Tempur Jet F-5E Taiwan Tewas Setelah Pesawatnya Jatuh ke Laut

Baca juga: Suami Tewas Dikeroyok, Terkuak Curhat Pilu Istri Korban Hamil 1 Bulan: Dada Bedebar Mengingatnya

Ananda Septiriani menangis di depan jenazah suaminya Fran yang tewas dibunuh, Rabu (28/10/2020).
Ananda Septiriani menangis di depan jenazah suaminya Fran yang tewas dibunuh, Rabu (28/10/2020). (Tribun Sumsel/ Pahmi)

Lanjut Andre menuturkan, korban saat itu langsung melarikan diri.

"Karena takut saya menghindar dan korban berlari dikejar kedua pelaku sambil meminta tolong."

"Setelah saya cari dan lihat ternyata korban sudah terjatuh ke tanah dengan berlumuran darah dan kedua pelaku tidak ada lagi di TKP," katanya.

Saksi mengenali kedua pelaku.

"Saya tidak tahu apa masalah antara korban dan pelaku, dan mengenali kedua pelaku mereka berinisial K dan C," bebernya.

Andre menuturkan, kedua pelaku merupakan kakak beradik.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas