Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Pentas Kuda Lumping di Kabupaten Banyumas

Polisi bubarkan paksa pentas seni ebeg (kuda lumping) di Desa Pageralang, Kec Kemranjen, Kab Banyumas karena tidak mematuhi protokol kesehatan.

Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Pentas Kuda Lumping di Kabupaten Banyumas
Polresta Banyumas
Polisi membubarkan pentas seni Ebeg Banyumasan (kuda Lumping) di Desa Pageralang, Kec Kemrnajen, Kabupaten Banyumas, Senin (23/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Polsek Kemranjen membubarkan paksa pentas seni ebeg (kuda lumping) di Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Senin (23/11/2020) karena tidak mematuhi protokol kesehatan.

Berawal dari polisi menerima informasi dari warga jika di Desa Pageralang sedang diselenggarakan pentas ebeg pada Senin (23/11/2020) sekira pukul 16.00 WIB.

Mendengar adanya informasi tersebut, Kapolsek Kemranjen, AKP Supardi bersama anggotanya langsung menuju lokasi.

Sesampainya di lokasi, polisi langsung membubarkan kerumunan dengan menggunakan pengeras suara.

"Jadi ada hajatan tapi tidak ada izin akan menyelenggarakan pentas ebeg. Mendengar adanya acara tersebut, langsung ke lokasi dan membubarkan," ujar Kapolsek Kemranjen, AKP Supardi kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Tertimbun Longsor, Kakak Beradik di Banyumas Dimakamkan Satu Liang Lahat

Para penonton yang sebelumnya memadati lokasi pentas ebeg pun langsung membubarkan diri.

Sementara penari ebeg yang kesurupan segera disembuhkan agar ikut membubarkan diri. 

Tindakan pembubaran pentas seni ebeg Banyumasan ini adalah bentuk keseriusan penindakan keramaian yang menimbulkan kerumunan tanpa menjaga jarak. 

Kerumunan ini jelas berpotensi menjadi media penularan Covid-19.

Baca juga: Teror Semut di Banyumas Jumlahnya Sudah Ribuan Koloni, Semut Cenderung Agresif dan Karnivora

Bupati Banyumas, Achmad Husein sebelumnya sudah memerintahkan agar menindak tegas jika ada kerumunan massa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas