Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Petugas Makam Kabur, Kapolsek Tamako Dengan Berani Turun Tangan Makamkan Terduga Covid-19

Kapolsek Tamako Ipda M. Idwan Mahalieng dengan berani memakamkan jenazah reaktif rapid test, MK (56).

Petugas Makam Kabur, Kapolsek Tamako Dengan Berani Turun Tangan Makamkan Terduga Covid-19
Humas Polda Sulut
Kapolsek Tamako Ipda M. Idwan Mahalieng saat mengenakan APD dan ikut membantu pemakaman jenazah reaktif Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM, SANGIHE -- Gara-gara petugas makam kabur karena tak berani memakamkan jenazah covid-19, seorang kapolsek di Sulawesi Utara turun tangan ikut mengubur.

Kapolsek Tamako Ipda M. Idwan Mahalieng dengan berani memakamkan jenazah reaktif rapid test, MK (56).

Pemakaman MK itu sempat mendapat aksi penolakan dari keluarga dan warga Kampung Menggawa, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Berkat kesigapan pihak Polsek Tamako bersama Koramil 1301-03/Tamako dan Pemerintah Kecamatan Tamako, jenazah akhirnya berhasil dikebumikan pada Senin (23/11/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, di tanah milik keluarga almarhum yang berada di Lindongan IV, kampung setempat," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Seberapa Efektif Inovasi Air Purifier Turbo Tangkal Covid-19? LIPI Bakal Uji Di Lab Khusus

Jules menjelaskan, awalnya jenazah tiba di Kampung Menggawa pada Minggu (22/11/2020) sekitar 23.00 Wita dengan pengawalan personel Polsek Kepulauan Sangihe.

"Saat itulah pihak keluarga dan ratusan warga setempat menolak keras proses pemakaman sesuai protokol Covid-19. Mereka meminta agar jenazah disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka," ujarnya.

Melihat situasi yang terjadi dan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Idwan tak tinggal diam.

Idwan bersama Koramil segera bernegosiasi dan penggalangan terhadap keluarga dan warga.

Baca juga: Jika Vaksin Covid-19 Aman dan Halal, Nasaruddin Umar : Tidak Ada Alasan Menolak Vaksinasi

Dia memberikan pemahaman kepada keluarga dan warga, terkait pemakaman jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19.

"Cara jitu tersebut pun berhasil, keluarga dan warga akhirnya menerima jenazah dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19," jelas Jules.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas