AC Kamar Hotel Nyala tapi Digedor Diam Saja, Pasangan Mesum Akhirnya Ngaku: Baru Berhubungan Sekali
Satpol PP Kota Palembang bersama TNI dan Polri melakukan razia di beberapa penginapan wilayah IT 2 Palembang, Rabu (25/11/2020).
Editor: Ifa Nabila
TRIBUNNEWS.COM - Satpol PP Kota Palembang bersama TNI dan Polri melakukan razia di beberapa penginapan wilayah IT 2 Palembang, Rabu (25/11/2020).
Sebuah penginapan tampak sepi saat didatangi petugas gabungan.
Mereka pun masuk ke dalam penginapan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Saat memeriksa satu persatu kamar penginapan yang disaksikan langsung penjaga penginapan, tak tampak satu orang pun keluar dari kamar.
Baca juga: Pasangan Mesum Ngaku Kakak Adik, Satpol PP Minta KTP Ternyata Alamatnya Beda
Namun, saat dilakukan pengecekan, petugas mencurigai adanya orang di dalam kamar karena AC kamar yang dalam keadaan hidup.
Beberapa kali digedor oleh petugas, namun tak kunjung ada penghuni kamar yang keluar.
Setelah beberapa lama menggedor pintu, akhirnya salah satu pintu penginapan dibuka oleh seorang pria sambil menanyakan kepada petugas.
Tak hanya seorang diri, tampak seorang perempuan sedang berias di depan cermin kamar sambil duduk seperti tidak ada takutnya akan kedatangan petugas.
Gerak gerik pasangan ini pun semakin mencurigakan karena pria yang membuka pintu seperti tampak panik akan kedatangan petugas.
Keduanya pun mengakui bahwa bukanlah pasangan suami istri.
"Bukan suami istri pak," kata pria sambil menggunakan jaket abu-abu.
Baca juga: Siswi SMP Dirudapaksa 10 Tetangga dan Saudara, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat Lansia, Dilakukan Setahun
Setelah petugas masuk dan memanggil wanita yang sedang duduk di kursi sambil bercermin, akhirnya wanita tersebut berdiri sambil menunduk malu dihadapan petugas.
Keduanya pun tak dapat menunjukan kartu identitas dengan alasan berada di lobby penginapan.
Ketika ditanyakan kapan masuk ke penginapan tersebut, keduanya mengatakan baru.
"Baru malam inilah masuknya pak, lupa jam berapa. KTP ada di depan pak di lobby," ungkap pria tersebut.
Saat ditanyakan apa yang dilakukan pasangan ini berdua di kamar penginapan, keduanya sempat mengelak dan mengatakan tidak melakukan apapun.
Namun petugas tak tinggal diam dan kembali menanyakan hal tersebut kepada pasangan ini, hingga akhirnya keduanya pun membuat pengakuan.
"Iya pak kami berhubungan, baru satu kali. Masuk di sini juga baru sekali inilah pak," ungkap pasangan ini menjawab secara bergantian.
Sementara itu di tempat berbeda namun perihalnya sama, petugas Satpol PP, TNI, Polri juga melakukan penggeledahan kamar penginapan yang mana turut didapati pasangan bukan suami istri.
Saat membuka pintu, tampak seorang pria dalam keadaan tak mengenakan baju terkejut dengan kedatangan petugas.
Ternyata benar saja, didapati pria tersebut tidak seorang diri melainkan bersama pasanganya yang diduga bersembunyi di kamar mandi dalam keadaan tanpa berbusana dan baru saja selesai mandi.
Dibantu petugas perempuan dari Satpol PP Kota Palembang, baju wanita yang berada di meja dekat kasur kamar itu diberikan oleh petugas untuk dikenakan oleh wanita itu.
Setelah ditanyakan oleh petugas tentang hubungan keduanya, ternyata keduanya bukanlah pasangan suami istri.
Kedunya pun ikut diamankan oleh petugas untuk dilakukan sidang di kantor Satpol PP Kota Palembang.
Kasatpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya melalui Kabid Linmas, Herison mengatakan dari razia yang digelar, setidaknya petugas mengamankan delapan pasangan bukan suami istri dan dua orang yang tidak dapat menunjukan identitas diri.
"Ada delapan pasangan jumlahnya 16 orang serta ada dua orang wanita yang tidak memiliki identitas. Ini merupakan razia penyakit masyarakat yang ada di Kota Palembang," kata Herison.
Sebanyak delapan orang pasangan bukan suami istri dan juga dua orang yang tidak memiliki kartu identitas diri tersebut selanjutnya akan dilakukan sidang di kantor satpol PP Kota Palembang. (Sripoku.com)
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Sempat Mengelak, Pasangan Bukan Suami Istri Ini Akhirnya Mengaku, Kami Habis Berhubungan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.