Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

FAKTA Satu Keluarga di Sigi Tewas Dibunuh: Pelaku Ternyata Kelompok Teroris, Ini Kronologinya

Satu keluarga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dibunuh secara sadis. Pelaku pembunuhan adalah kelompok teroris

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Daryono
zoom-in FAKTA Satu Keluarga di Sigi Tewas Dibunuh: Pelaku Ternyata Kelompok Teroris, Ini Kronologinya
NST
Ilustrasi mayat - Satu keluarga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dibunuh secara sadis. Pelaku pembunuhan adalah kelompok teroris 

TRIBUNNEWS.COM - Satu keluarga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dibunuh secara sadis.

Terungkap ternyata pelaku pembunuhan satu keluarga itu adalah kelompok teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT). 

Berikut rangkuman terkait pembunuhan satu keluarga di Sigi sebagaimana dihimpun Tribunnews.com, Sabtu (28/11/2020):

1. Empat Orang Dibunuh

Satu keluarga yang dibunuh itu terdiri empat orang yakni mertua, anak dan menantu.

Pembunuhan diketahui terjadi pada Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 09.00 Wita.

Baca juga: Bunuh Ilmuwan Iran Mohsen Fakhrizadeh, Israel Persulit Masa Depan AS di Tangan Biden-Harris  

Menurut Sekretaris Desa Lembantongo, Rifai, hingga Jumat malam, keempat jenazah belum dievakuasi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mayat untuk sementara masih di TKP," kata Rifai, seperti dilansir Antara, diberitakan Kompas.com. 

2. Warga Ketakutan

Masih menurut keterangan Rifai, pembunuhan satu keluarga itu membuat warga ketakutan.

"Kalau situasi tentunya masih mencekam," kata Rifai. 

Saking takutnya, warga sampai lari ke hutan.

Hal ini karena Desa Lembantongoa memang terbilang sepi.

Tidak banyak warga yang tinggal di daerah tersebut.

3. Pelaku Ternyata Kelompok Teroris, Berjumlah 10 Orang

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas