Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ditabrak Bus Ugal-ugalan, Iis Meninggal Setelah Dua Hari Koma

Iis Endrawati (20), korban yang ditabrak Bus Eka jurusan Surabaya-Jogja menghembuskan napas terakhirnya setelah koma selama dua hari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Ditabrak Bus Ugal-ugalan, Iis Meninggal Setelah Dua Hari Koma
gas2.org
Ilustrasi kecelakaan motor 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Iis Endrawati (20), korban yang ditabrak Bus Eka jurusan Surabaya-Jogjaa menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Indriati Solo Baru, Senin (30/11/2020) kemarin.

"Iis dirawat di sana selama dua hari dan pemakaman dilakukan kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kepala Desa Wonotolo, Mukhlisin saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Selasa (1/12/2020) malam.

Mukhlisin menjelaskan, usai Iis ditabrak bus Eka di Jalan Sukowati, Kecamatan Sragen pada Sabtu (28/11/2020) malam, langsung dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kecelakaan itu, gadis asal Dukuh Ceme, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, mengalami cedera pada bagian kepalanya.

"Saat menjalani rawat inap dia dalam keadaan koma," katanya.

Tabrak Pengendara Malam Hari

Sebelumnya, bus antar kota antar provinsi (AKAP) Eka menabrak seorang pengendara sepeda motor, Sabtu (28/11/2020) malam.

Rekomendasi Untuk Anda

Kejadian tersebut di simpang lima Tugu Adipura, Terminal Lama, Distrikan, Kecamatan Sragen Kota, Kabupaten Sragen.

Informasi yang dihimpun Tribunsolo.com, bus jurusan Surabaya-Jogja dengan nomor polisi S 7810 itu dikemudikan Wandono (49) asal Bendungan Kidul Bayan RT 2/ 2, Kabupaten Purworejo.

Sopir bus yang ugal-ugalan menabrak Honda Vario bernomor polisi AD 4574 BSE yang dikendarai Iis Indrayati (20) asal Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

Kejadian bermula saat bus Eka berjalan dari arah timur menuju ke barat, dan sepeda motor berjalan dari arah selatan menuju ke utara.

Saat itu lampu lalu lintas dari arah selatan ke utara dalam keadaan hijau, sedangkan yang dari arah timur ke barat berwarna merah.

"Bus itu semestinya berhenti, karena lampu merah tapi malah menerobos dan terjadilah kecelakaan," kata Kasatlantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafriantoro melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Kecelakaan Pajero Vs Motor di Jembatan Ampera, Pemotor Tergeletak hingga Jalan Macet

Akibat tabrakan itu, Iis mengalami luka robek pada kepala sebelah kirinya dan pendarahan di telinga sebelah kiri.

"Korban langsung dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas