Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Misteri Mayat Daster Biru Tertutup Semak-semak Terungkap, Diduga Dibunuh karena Cemburu

Misteri temuan mayat di Candibinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 4 Februari 2013 lalu akhirnya terungkap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Misteri Mayat Daster Biru Tertutup Semak-semak Terungkap, Diduga Dibunuh karena Cemburu
Tribunjogja.com/Christi Mahatma Wardhani
Kasus penemuan mayat wanita di kebun salak, Candibinangun, Pakem Sleman tujuh tahun lalu akhirnya terungkap. Korban ternyata dibunuh oleh kekasihnya sendiri karena cemburu. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus temuan mayat di Candibinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 4 Februari 2013 lalu akhirnya terungkap.

Mayat wanita itu ditemukan di kebun salak milik Sarjono.

Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudi Satria mengatakan saat ditemukan korban memakai daster berwarna biru.

Beberapa bagian tubuh korban ditemukan luka-luka, seperti bagian leher dan kepala.

Baca juga: Balanda Tewas Dibunuh Sepupu karena Berbuat Tak Senonoh ke Istri Pelaku: Sudah Sering Berbuat Cabul

Tubuh korban juga mengeluarkan darah di bagian mulut, telinga, dan bagian kaki.

"Saat itu saksi hendak memetik salak, kemudian mencium bau busuk. Ternyata ada mayat perempuan memakai daster biru, umur sekitar 35 tahun ke atas, dan ditutupi daun salak,"katanya saat jumpa pers di Mapolda DIY, Kamis (03/12/2020).

Ia mengungkapkan kasus tersebut sangat menyulitkan pihak kepolisian, sebab tidak ada indentitas korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, sidik jari korban sudah rusak sehingga tidak bisa dilakukan proses identifikasi.

Namun berkat kerjasama tiga satuan, yaitu Polsek Pakem, Polres Sleman, dan Polda DIY, akhirnya berhasil mengungkap pelaku.

"Kami gali lagi laporan polisi lama, cari saksi-saksi yang kemarin."

"Kata kuncinya adalah pelaku memakai motor sport bukan keluaran Jepang, dan plat AG."

"Kemudian kami ke Kediri, setelah kami telusuri ternyata mengarah ke pelaku. Pelaku EBP (39),kami amankan di Sidoarjo,"ungkapnya.

Baca juga: Jadi Kurir Narkoba demi Biaya Nikahi Pacar, Pria Ini Akhirnya Akad Nikah di Kantor Polisi

Burkan mengaku kasus tujuh tahun silam memang sangat misterius.

Sebab identitas korban sama sekali tidak diketahui.

Terlebih selama tujuh tahun ini tidak ada pihak keluarga yang melaporkan kehilangan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas