Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lewat Inpres No 9 Tahun 2020, Warga Papua Harap Lebih Kuat Menyentuh Sektor Pendidikan

Apresiasi Inpres No 9 tahun 2020, masyarakat Papua harap perlu ada Perpres yang lebih spesifik tentang pendidikan di Papua.

Lewat Inpres No 9 Tahun 2020, Warga Papua Harap Lebih Kuat Menyentuh Sektor Pendidikan
Tribunnews.com/Agung Budi Santoso
Anak-anak Papua berbaur saat pulang sekolah. Mereka berteman akrab dengan anak-anak transmigran asal Jawa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat Papua memberikan apresiasi yang tinggi atas keluarnya Inpres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat. 

Pernyataan itu disampaikan akademisi Universitas Cenderawasih, Yane Ansanay dalam diskusi dengan para tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) di Jayapura.

“Namun, Inpres tersebut belum terlalu kuat menyentuh sektor Pendidikan,” kata Yane. 

Diskusi digelar secara terbatas melibatkan aktivis pemuda, dosen, dan jurnalis. 

Baca juga: Jubir Presiden: Petunjuk Pelaksanaan Inpres 6/2020 Disusun dengan Prinsip HAM

Yane menambahkan, ia masih merasa kesulitan untuk membuka program yang penting dan dibutuhkan di Papua yakni program studi Perikanan dan Pertanian.

Ia mengusulkan perlu adanya Perpres yang lebih spesifik tentang pendidikan di Papua.

“Hasil hutan di Papua ini harus melalui kajian akademis. Mungkin perlu pendampingan dengan Perpres yang lebih spesifik," tambah Yane.

Sementara, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Bidang Politik, Hukum, HAM, dan Keamanan Kantor Staf Presiden (KSP) Theo Litaay menyatakan, tim KSP datang ke Papua untuk menyerap secara langsung sejumlah persoalan yang muncul terkait Papua

“Yang terpenting bagi kami bisa mendapatkan gambaran tentang isu-isu penting yang belum muncul di permukaan yang perlu menjadi perhatian pemerintah," kata Theo dalam keterangan tertulis, Senin (7/12/2020).

Baca juga: KSP Sebut Angka Kemiskinan dan Pengangguran Papua dan Papua Barat Turun, Berikut Rinciannya

Sementara, Dosen Universitas Cenderawasih Elvira R menyatakan, yang terpenting adalah sinergi terkait kebijakan antara pemerintah pusat dengan daerah. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas