Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kronologi 2 Mobil Dibakar dan 3 Rumah Pendukung Calon Bupati Luwu Utara Diserang

Pukul 02.00 Wita, juga ikut terbakar mobil Grand Max DP 8673 HA milik Fandi (52) di Desa Sidomukti.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kronologi 2 Mobil Dibakar dan 3 Rumah Pendukung Calon Bupati Luwu Utara Diserang
TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Mobil Avanza milik Fajar di Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dibakar OTK, Jumat (11/12/2020) dini hari. 

TRIBUNNEWS.COM, LUWU UTARA - Polres Luwu Utara merilis kronologis kasus penyerangan tiga rumah pendukung pasangan Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (BISA) di Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (11/12/2020) dini hari.

Dalam penyerangan itu, dua unit mobil dibakar orang tidak dikenal (OTK).

Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin mengatakan, kejadian itu dimulai pukul 01.45 Wita.

Dimana terjadi pembakaran mobil Avanza DP 1229 FB milik Fajar (52) di Desa Patoloan.

"Mobil terbakar pada bagian luar, dalam bagian belakang serta pecah ban belakang kiri dan kanan," ujar Irwan.

Baca juga: KPU RI Surati KPU Papua untuk Koordinasi dengan Gubernur Terkait Kelanjutan Pilkada Boven Digoel

Dijelaskannya, saat kejadian pemilik mobil sedang tidur.

Namun bangun karena mendengar suara ledakan dan alarm mobil.

Rekomendasi Untuk Anda

"Fajar keluar dari rumahnya karena alarm mobilnya tidak kunjung berhenti dan melihat mobilnya telah terbakar. Lalu berteriak meminta tolong, mengambil air untuk mematikan api," jelasnya.

Pukul 02.00 Wita, juga ikut terbakar mobil Grand Max DP 8673 HA milik Fandi (52) di Desa Sidomukti.

Sebelum kejadian, anak Fandi, Nurmiati (19) sementara baring dalam kamar dan mendengar motor berhenti di depan rumahnya.

Tidak lama kemudian motor tersebut bergerak dengan kencang menuju jalan poros.

Nurmiati membukan pintu kamar dan melihat kobaran api yang membakar mobil.

"Melihat adanya kobaran api, saksi Nurmiati berteriak dan bapaknya Fandi bangun, kemudian datang warga sekitar untuk membantu memadamkan kobaran api," jelasnya.

Selanjutnya sekitar pukul 02.42 Wita, terjadi percobaan pembakaran garasi mobil milik Murtoyo (40) di Desa Sidomukti.

Saksi Heru (38), sekaligus tetangga korban sementara tidur dan tiba-tiba bangun karena mendengar suara motor.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas