Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pergoki Maling yang Masuk Rumah, Seorang Pengusaha Tewas Ditusuk, Korban Sempat Teriak

Pergoki maling yang masuk ke rumahnya, seorang pengusaha di Medan tewas dengan empat luka tusukan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pergoki Maling yang Masuk Rumah, Seorang Pengusaha Tewas Ditusuk, Korban Sempat Teriak
Sripoku
Pergoki maling yang masuk ke rumah, seorang pengusaha di Medan tewas dengan empat luka tusukan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pergoki maling yang masuk ke rumahnya, seorang pengusaha tewas.

Korban tewas setelah mengalami empat luka tusukan di tubuhnya.

Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, korban sempat teriak 'maling'.

Hal itu membuat warga akhirnya datang ke rumah korban.

J Sianipar (28) meninggal dunia usai ditusuk maling yang masuk ke dalam rumahnya.

Kejadian nahas yang dialami korban di lingkungan 24, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Sumatera Utara, Selasa (29/12/2020) pagi.

Baca juga: Maling Motor Berknalpot Bising di Tigaraksa, Korban Terbangun, Sempat Kejar Pelaku

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, para pelaku dikabarkan masuk melalui genteng belakang rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

Korban yang memergoki para pelaku kemudian mendapat empat tusukan senjata tajam dan meninggal dunia.

Dari keterangan R (47) mengungkapkan, bahwa para pelaku masuk kerumah korban sekitar pukul 05.00 WIB berjumlah dua orang.

Saat hendak masuk, korban yang sedang tertidur lelap tersentak terbangun menyadari ada orang tidak dikenal memasuki rumahnya.

"Saat itu juga korban memergoki para pelaku dan langsung terjadi baku hantam antara keduanya."

"Korban mengalami empat tusukan dibagian tubuhnya diantara tusuk itu mengenai dada korban dan perut," ujarnya.

Baca juga: Gara-gara Karaoke di Warung Kopi, Pria 39 Tahun Tewas di Tangan Tetangganya Sendiri

Baca juga: Remaja Tewas Dibunuh Teman Kencan di Banjarmasin, Jeritan Korban Terdengar hingga Motif Pelaku

Lanjutnya, para pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut langsung kabur setelah menikam korban.

"Kayaknya belum sempat mengambil barang barang berharga milik korban. Saya mendengar teriakan maling di sebelah, saya langsung ke luar rumah dan mendatangi suara tersebut bersama warga lainnya."

"Kami temukan korban sudah terkapar di lantai rumahnya dengan bersimbah darah korban masih hidup dan segera dilarikan warga ke RSU PHC Belawan saat diperiksa korban sudah tidak bernyawa," ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas