Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sang Putri Tolak Berdamai, Wanita 36 Tahun Ini Segera Ditahan, Mantan Suami Bongkar Perselingkuhan

Seorang ibu dilaporkan anak kandungnya atas dugaan penganiayaan. Setelah melakukan mediasi, sang putri tetap menolak berdamai dengan ibunya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in Sang Putri Tolak Berdamai, Wanita 36 Tahun Ini Segera Ditahan, Mantan Suami Bongkar Perselingkuhan
istimewa
Agesti ayu (kiri) pelapor kasus penganiayaan oleh ibu kandung di Demak. Sumiyatun (kanan) terlapor. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu dilaporkan anak kandungnya atas dugaan penganiayaan.

Setelah melakukan mediasi, sang putri tetap menolak berdamai dengan ibunya.

Ibu bernama Sumiyatun (36) itu pun segera ditahan.

Sementara mantan suami Sumiyatun membongkar kasus perselingkuhan istrinya.

Polres Demak, Jawa Tengah, telah menyerahkan berkas kasus anak laporkan ibu kandungnya ke Kejaksaan.

Sumiyatun (36) dilaporkan oleh anak kandungnya Agesti Ayu Wulandari (19) atas dugaan penganiayaan, sudah dinyatakan lengkap atau P-21 tahap dua.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitirana Sutisna menyatakan berkas tersebut diserahkan ke kejaksaan pada Senin, (11/01/2021).

Rekomendasi Untuk Anda

"Hari ini berkas tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke kejaksaan.

Ini upaya-upaya yang sudah dilakukan Polres Demak.

Baca juga: Pelaku Pelecehan 6 Bocah Laki-laki di Medan Diamankan, Korban Diberi Uang Rp 50 Ribu - Rp 150 Ribu

Baca juga: Pamit Cari Rumput pada Anak, Ayah Malah Tenggak Obat Penyubur Tanah hingga Tewas

Baca juga: Sang Ayah Meninggal, Pasangan Ini Mudik ke Ponorogo, Kembali ke Pontianak Naik Sriwijaya Air SJ 182

Menurut saya, ini sudah tepat," kata Iskandar Fitirana Sutisna.

Dia menjelaskan, kasus yang melibatkan ibu kandung dan anak kandung ini tetap diproses setelah langkah-langkah mediasi menemui jalan buntu.

Menurutnya, Polres Demak telah melakukan tiga kali mediasi.

Tapi semuanya gagal dan kedua pihak tidak mencapai kata damai.

"Saksi atau pelapor ini tidak mau berdamai.

Beliau mengatakan ingin mencari keadilan jadi tetap dilakukan proses hukum.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas