Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aksi Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 kembali Terjadi, Warga Nekat Serbu RSUD Probolinggo

Aksi penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 kembali terjadi Kali ini sejumlah warga nekat serbu RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Aksi Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 kembali Terjadi, Warga Nekat Serbu RSUD Probolinggo
Kompas.com/Istimewa
Aksi Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 kembali Terjadi, Warga Nekat Serbu RSUD Probolinggo 

TRIBUNNEWS.COM - Aksi penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 kembali terjadi di daerah.

Kali ini sejumlah warga nekat serbu RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo dan mengambil paksa jenazah pasien Covid-19, Sabtu (16/1/2021) malam.

Dikabarkan warga yang ikut datang ke rumah sakit berjumlah sekitar 100 orang.

Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, kejadian itu berawal saat seorang warga Desa Kalibuntu dinyatakan postif Covid-19.

Pasien tersebut meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit tersebut.

Setelah meninggal, petugas kesehatan termasuk anggota Polri, TNI, dan Satpol PP berusaha membanguna komunikasi dengan cara memberikan informasi dan edukasi kepada keluarga agar jenazah dimakamakan secara protokol kesehatan.

Baca juga: Viral 3 Pemuda Hina Satgas Covid-19 Probolinggo, Minta Maaf Sambil Menangis, Ini Faktanya

Belum selesai upaya komunikasi, tiba-tiba di luar rumah sakit datang sekitar 100 orang dari Desa Kalibuntu.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka sudah tidak terkendali dan tidak mau mendengar masukan dari petugas sehingga terjadi pengambilan paksa jenazah.

“Tentu aksi itu melanggar protokol kesehatan, apalagi jenazah juga dimakamkan dengan tidak menerapkan protokol kesehatan pula."

"Atas kejadian itu, hari ini kami berkoordinasi dengan satgas kabupaten untuk menyikapi apa langkah yang akan dilakukan,” jelas Ferdy saat dihubungi, Senin (19/1/2021).

Dalam video yang beredar dan telah terkonfirmasi, warga berteriak saat mengambil jenazah pasien berinisial R.

Warga kemudian beramai-ramai memindahkan jenazah ke atas mobil pikap milik warga untuk dibawa ke rumah duka.

Dari video terlihat jelas warga melawan petugas yang berjaga. Namun, aksi mereka yang mulai tidak terkendali mereda setelah jenazah dibawa keluar dari rumah sakit.

Massa juga terdengar mengucapkan sumpah serapah dalam aksi tersebut.

Baca juga: Kronologi Ibu Muda Tewas Terperosok ke Dalam Septic Tank di Probolinggo

Polisi dan petugas RSUD terlihat dalam video tersebut. Namun, upaya pengambilkan paksa jenazah tak bisa dibendung karena ramainya warga yang berada di sana.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas