Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TKW Asal Indramayu Meninggal di Mesir, Keluarga Diminta Bayar Rp 170 Juta untuk Memulangkannya

Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu, Jawa Barat meninggal di Mesir. Keluarga diminta membayar Rp 170 juta untuk memulangkannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in TKW Asal Indramayu Meninggal di Mesir, Keluarga Diminta Bayar Rp 170 Juta untuk Memulangkannya
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih saat menunjukan foto Suniah (50), TKW asal Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (20/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNNEWS.COM - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu, Jawa Barat meninggal di Mesir.

Korban ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumah majikannya.

Untuk memulangkan jenazah korban, keluarga diminta membayar Rp 170 juta.

Diketahui, korban bernama Suniah (50), TKW asal Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Keluarga ditakut-takuti dengan sejumlah uang yang harus dikeluarkan jika ingin memulangkan jenazah Suniah (50).

Dia dikabarkan meninggal dunia di Mesir pada Selasa (19/1/2021).

Rekomendasi Untuk Anda

Mendengar kabar tersebut, pihak keluarga yang ada di Indonesia berkabung.

Baca juga: Suniah Meninggal di Mesir, Keluarga Bingung Diminta Membayar Rp 170 Juta Untuk Memulangkannya

Baca juga: Tangis Ibunda TKW Korban Pembunuhan Sadis di Malaysia: Pengen jadi Ustadzah tapi jadi Jenazah Ya Nak

Suniah sendiri diketahui ditemukan meninggal dunia seusai mengalami sakit kepala yang teramat sangat.

Ia ditemukan tergeletak di kamar mandi rumah majikannya di Mesir setelah tiga jam tidak keluar dari kamar mandi.

Keluarga mengaku kebingungan untuk memulangkan jenazahnya ke Indonesia.

Pasalnya, konsuler kedutaan besar republik indonesia (KBRI) di Mesir meminta sejumlah uang dalam nominal besar dengan alasan biaya pemulangan jenazah.

Terlebih, Suniah sendiri diketahui merupakan TKW yang diberangkatkan secara ilegal pada sekitar tahun 2019 lalu.

"Katanya itu kalau ingin jenazah dipulangkan ke Tanah Air harus menyiapkan uang dalam jumlah besar, pihak kedutaan di sana yang bilang saat mengabari kakak saya meninggal," ujar adik Suniah, Kasman (48) kepada Tribuncirebon.com, Rabu (20/1/2021).

Kasman menambahkan, selain itu meminta uang dengan nominal besar, konsuler tersebut juga menyampaikan, untuk proses pemulangan jenazah kemungkin akan memakan waktu yang lama.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas