Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Kades Tewas Ditembak Polisi, Ternyata Bandar Sabu di PALI

Mantan kades bernama Uladi Sastra (43) tersebut menjadi buruan polisi karena diduga tersangka bandar narkoba.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Mantan Kades Tewas Ditembak Polisi, Ternyata Bandar Sabu di PALI
Istimewa
Ilustrasi pistol 

TRIBUNNEWS.COM, PALI -- Seorang mantan kepala desa tewas dalam sebuah aksi baku tembak dengan polisi di di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Mantan kades bernama Uladi Sastra (43) tersebut menjadi buruan polisi karena diduga tersangka bandar narkoba.

Baca juga: Jaksa Pakai Pasal Pengedar untuk Menjeratnya, Catherine Wilson Pasrah, Pengacaranya Bilang Begini

Pada saat akan ditangkap pelaku mengeluarkan tembakan ke arah petugas.

Uladi Sastra tewas setelah dadanya tertembus timah panas oleh senjata api (senpi) milik polisi dalam rangkaian penangkapan bandar sabu.

Baca juga: Polres Seluma Berhasil Tangkap Pengedar Ganja yang Kabur ke Area Persawahan

Uladi yang pernah menjabat Kades di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),

terpaksa ditembak anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan karena ulahnya sangat membahayakan petugas.

Pasalnya, tersangka yang diduga sebagai bandar narkoba lebih dulu mengeluarkan tembakan ke arah petugas.

Rekomendasi Untuk Anda

Begitu petugas tahu, tersangka langsung dihajar dengan serangkaian tembakan ke tubuhnya.

Baca juga: Fakta Sidang Perdana Catherine Wilson: Kenakan Hijab hingga Dijerat Pasal Pengedar, Ini Ancamannya

Kejadian tragis itu berlangsung saat polisi hendak menangkap Uladi yang diduga menjadi bandar narkoba jenis sabu.

"Kami terpaksa memberikan tindakan tegas, karena kondisinya membahayakan petugas. Tersangka tewas dalam baku tembak saat akan ditangkap," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Heri Istu saat gelar perkara, Kamis (21/1/2021).

Kombes Heri menuturkan, setelah tak lagi menjadi Kades, tersangka Uladi disinyalir beralih profesi menjadi bandar narkoba.

Wilayah edar Uladi beserta anak buahnya meliputi wilayah Kabupaten Muara Enim dan PALI.

Rupanya sepak terjadi Uladi ini tercium oleh polisi.

Baca juga: Otak Pelaku Pengedar Uang Palsu Belum Ditangkap, Polres Wajo Terbitkan Surat DPO

Bahkan informasi itu langsung ditanggapi dan polisi turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Polisi menyamar sebagai pembeli barang haram itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas