Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Muncul Klaster Keluarga di Buleleng, Positif Covid-19 Setelah Gantian Menjaga Keluarganya Opname

Sehingga swab test juga langsung dilakukan kepada seluruh keluarganya yang sempat menjaga pasien tersebut.

Muncul Klaster Keluarga di Buleleng, Positif Covid-19 Setelah Gantian Menjaga Keluarganya Opname
TRIBUN JABAR/ZELPHI
Ilustrasi: Petugas UPT Laboratorium Dan Penunjang Medik Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test corona virus desease (covid-19) kepada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, di Masjid Agung Ash Shiddiq, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/01/2021). Hari itu sebanyak 200 nama akan dilakukan pengambilan cairan dengan mengusap rongga nosafarings dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti lidi khusus. Pihak Laboratorium hanya sebagai pelaksana setelah mendapat nama peserta yang mendaftar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat. (Tribun Jabar/Zelphi) 

TRIBUNNEWS.COM, SINGARAJA - Satu keluarga di Buleleng, Bali terpapar covid-19 gara-gara salah satu anggota keluarganya positif corona.

Semua terkena covid-19 setelah bergantian menjaga satu keluarganya yang dirawat di rumah sakit.

Kasus tersebut menjadi bagian kasus positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Kasus baru terkonfirmasi covid-19 di Buleleng pada Rabu, 20 Januari 2021 terus meningkat.

Baca juga: Pemprov DKI: Kasus Positif Covid-19 Klaster Keluarga Meningkat Terus, Kini di Angka 44 Persen

Dimana, ada 35 orang yang tersebar di delapan kecamatam dinyatakan positif corona.

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, puluhan kasus terkonfirmasi ini ditemukan dari hasil tracing terhadap kasus sebelumnya.

Dengan rincian 12 orang asal Kecamatan Buleleng. 12 orang asal Kecamatan Sukasada. Enam orang asal Kecamatan Gerokgak.

Baca juga: 33 dari 44 Kecamatan di DKI Melaporkan Adanya Klaster Keluarga Pasca Libur Natal dan Tahun Baru

Dan masing-masing satu orang asal Kecamatan Busungbiu, Kecamatan Kubutambahan, Kecamatan Banjar, Kecamatan Sawan dan Kecamatan Seririt.

Suyasa menyebut, dari puluhan kasus terkonfirmasi ini, ada delapan orang diantaranya yang merupakan klaster keluarga.

Mereka berasal dari Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada.

Mereka terpapar covid, setelah sempat menjaga salah satu keluarganya yang tengah menjalani rawat inap di rumah sakit.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas