Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Oknum Satpol PP Tusuk Pengamen Gara-gara Uang Jatah Kurang, Bupati Subang Minta Maaf

Bupati Subang, Ruhimat menyampaikan permintaan maafnya terkait kasus seorang oknum Satpol PP yang melakukan penusukan terhadap pengamen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Oknum Satpol PP Tusuk Pengamen Gara-gara Uang Jatah Kurang, Bupati Subang Minta Maaf
https://www.instagram.com/pemkabsubang/
Bupati Subang, Ruhimat - Oknum Satpol PP Tusuk Pengamen Gara-gara Uang Jatah Kurang, Bupati Subang Minta Maaf 
Memuat video…

Korban yang dipukuli ini bernama Ilham Yusril (19).

Keduanya kemudian mendapat perawatan dirumah sakit PTPN VIII Subang.

Saksi yang juga teman korban, Kandar Iskandar (19), mengatakan, awalnya ada dua orang oknum anggota Satpol PP yang mendatangi mereka.

Kedua oknum ini meminta uang kepada para pengamen, termasuk tim angklung mereka.

Namun para pengamen tersebut tidak langsung memberikan uang.

Baca juga: Uang Jatah Kurang, Pengamen Angklung di Subang Ditusuk Oknum Satpol PP, Korban Alami Pendarahan

Kandar Iskandar (saksi kejadian). Gara-gara setoran kurang, anggota Satpol PP menusuk pengamen.
Kandar Iskandar (saksi kejadian). Gara-gara setoran kurang, anggota Satpol PP menusuk pengamen. ((Tribunjabar/irvan maulana))

"Kami enggak langsung kasih soalnya belum dapat uang," kata Kandar.

Kandar menambahkan, saat itu mereka belum ada hasil mengamen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami bilang ngamen lagi sepi, eh, dia malah maksa. Akhirnya kami kasih uang Rp 10 ribu. Satpol PP itu marah minta ditambah," ujarnya ketika diwawancara awak media.

"Dia mintanya Rp 20 ribu, tapi, kan, emang belum dapat uang," ucap Kandar.

Ia mengatakan oknum anggota Satpol PP tersebut kerap kali meminta jatah uang kepada para pengamen,

"Itu setiap harinya mereka minta, biasanya memang Rp 10 ribu," ujarnya.

Terpisah, Ilham Yusril (19) yang merupakan korban pengeroyokan mengatakan, setelah mengalami pemerasan, para pengamen lalu melaporkan kejadian tersebut ke kantor Satpol PP.

"Bukannya dibantu, kami lapor malah dikeroyok Satpol PP di kantornya," ujar Ilham.

"Handphone kami sempat diambil oleh oknum salah satu anggota Satpol PP, kami tidak terima," ujar Ilham.

Ilham menambahkan, ia bersama korban atas nama Udung sempat digertak.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas