Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penjelasan Kades yang Dituduh Selingkuh Bersama Istri Orang Lain di Mobil

Video seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang diduga berselingkuh viral di media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Penjelasan Kades yang Dituduh Selingkuh Bersama Istri Orang Lain di Mobil
Tangkap layar kanal YouTube Tribun Jateng
Video Viral Kades di Rembang Tertangkap Basah Bawa Istri Orang, Digeruduk Warga saat di dalam Mobil 

TRIBUNNEWS.COM, REMBANG  - Belum lama ini, video seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang diduga berselingkuh viral di media sosial.

Terkait dengan hal itu, sang kades memberikan tanggapannya.

Ia menyebut, hal itu sebagai kesalahpahaman semata.

Diketahui, akibat insiden itu, mobil kades itu jadi sasaran amukan beberapa orang yang memergokinya saat mengemudi mobil bersama wanita bersuami.

Baru semenit mengajak bicara

Kades Sumbergayam bernama Durasit itu membantah bahwa dirinya berselingkuh seperti yang tersebar di media sosial.

"Apa yang ada di media sosial itu hanya kesalahpahaman saja," ucap Durasit di kantor Dinpermades Rembang, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Razia Kos-kosan di Tangsel, Satpol PP Pergoki PSK Tanpa Busana

Rekomendasi Untuk Anda

Durasit mengatakan dirinya tidak sengaja bertemu wanita tersebut. Wanita itu pun baru masuk di mobil sesaat sebelum dicegat warga.

"Itu sebenarnya kan waktu itu dari Sluke, terus saya tahu ada mbaknya di situ, di warung, sama temannya. Saya kembali putar balik, terus saya hampiri."

"terus 'Mbak saya ingin bicara di depan cepat sebentar'. Terus dia naik, baru sekitar satu atau dua menit bles bles bles (mobil dirusak) gitu, saya juga enggak tahu," terangnya.

Minta maaf

Meski membantah tudingan tersebut, Durasit tetap meminta maaf kepada masyarakat karena membuat kegaduhan.

"Ya saya meminta maaf kalau memang saya dianggap memang meresahkan kejadian itu yang ada di media sosial, khususnya untuk masyarakat kami yang ada di Sumbergayam," ujarnya.

Dia juga bercerita telah dipanggil oleh atasannya dan diberi pembinaan.

"Ya yang jelas tidak mengulangi kejadian yang bisa meresahkan masyarakat, apalagi di media sosial," ungkap dia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas