Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta-fakta Dokter Dewa Diancam Dibunuh, Berawal Ingatkan Pemuda yang Abaikan Prokes di Medsos

Dokter Dewa Nyoman akhirnya melaporkan atas kasus ancaman pembunuhan yang diterimanya lewat media sosial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Fakta-fakta Dokter Dewa Diancam Dibunuh, Berawal Ingatkan Pemuda yang Abaikan Prokes di Medsos
https://www.instagram.com/dr_dewa/
Dokter Dewa Nyoman (paling kiri) saat membuat laporan di Polda Jatim - Fakta-fakta Dokter Dewa Diancam Dibunuh, Berawal Ingatkan Pemuda yang Abaikan Prokes di Medsos 

TRIBUNNEWS.COM - Dokter Dewa Nyoman akhirnya melaporkan kasus ancaman pembunuhan yang diterimanya lewat media sosial.

Dokter Dewa diketahui membuat laporan di Polda Jatim, Kamis (4/2/2021).

Kasus ini bermula saat dokter yang bertugas di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya itu setelah dirinya mengomentari salah satu unggahan foto di media sosial pada Minggu (31/1/2021).

Foto itu menampilkan pemuda yang sedang mengabaikan protokol kesehatan.

Baca juga: Titi DJ Berterima Kasih Pada Dokter Tirta karena Menegur Artis Pakai Face Shield Modis Tanpa Masker

Mulai diserang

Tak lama setelah membuat komentar di foto tersebut, Instagram pribadinya @dr_dewa mulai dibanjiri komentar dan pesan dari sejumlah akun yang diduga pengikut pengunggah foto itu.

Salah satu akun yang mengirim pesan dan menulis komentar di Instagram Dewa adalah @neofasisme.

Rekomendasi Untuk Anda

Dewa mengaku mendapat ancaman pembunuhan dari akun tersebut lewat pesan di Instagram.

"Akun tersebut mengancam lewat direct message akan membunuh saya meski kata-kata u diplesetkan dengan huruf v," kata Dewa usai membuat laporan di Polda Jatim, Kamis (4/2/2021).

Akun itu juga membuat pernyataan serupa di kolom komentar. Dewa telah mencoba mengklarifikasi ancaman itu kepada akun @neofasisme.

Tetapi, pesan yang dikirimnya tak dibalas.

"Belum sampai memberi klarifikasi akun tersebut ternyata ditutup," jelasnya.

Baca juga: Dapat Ancaman Pembunuhan, Dokter di Surabaya Ini Lapor ke Polisi: Saya Butuh Kepastian Keamanan

Lapor polisi

Akhirnya, Dewa memutuskan melaporkan dugaan ancaman pembunuhan itu ke Polda Jatim. Laporan itu dibuat pada Kamis.

Ia mengaku melaporkan akun tersebut karena sebagai warga memiliki hak mendapat jaminan keamanan negara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas