Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sempat Dikira Bunuh Diri, Ternyata Pria 45 Tahun Ini Tewas Dihujam 5 Tusukan oleh Tetangganya

Seorang pria bernama Ardanih (45) ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya, Selasa (2/2/2021) dini hari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sempat Dikira Bunuh Diri, Ternyata Pria 45 Tahun Ini Tewas Dihujam 5 Tusukan oleh Tetangganya
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Polres Metro Bekasi mengungkap kasus pembunuhan sadis di Kampung Srengseng Kaliabang, Desa Sukamulya, 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria bernama Ardanih (45) ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya, Selasa (2/2/2021) dini hari.

Awalnya, ia diduga tewas karena bunuh diri.

Namun, ternyata korban tewas karena dihujam lima tusukan oleh tetangganya sendiri.

Peristiwa itu terjadi di Desa Serengseng Kaliabang, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.

Tubuh korban ditemukan dalam kondisi terikat di langit-langit atap kamar mandi dengan seutas tali, keluarga yang melihat pertama kali mengira Ardanih tewas bunuh diri.

Perasaan keluarga melihat kondisi Ardanih hanya bisa bersikap pasrah, jasadnya dievakuasi, dimandikan hingga dikubur pada Selasa siang di TPU Sukatani, Bekasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Pikiran berkecamuk mulai menghantui kakak Ardanih bernama Kanah (47), dia melihat ada kejanggalan saat memandikan jenazah adiknya sebelum dikebumikan.

Baca juga: Pembunuhan Bermotif Dendam dan Asmara di Bekasi, Pelaku Habisi Nyawa Korban Pakai Gunting

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Sadis Dalang Ki Anom Subekti dan Keluarga, Dihantam Benda Tumpul saat Tidur

Kanah saat itu, baru berbicara ke sanak saudara terdekat soal kejanggalan yang dia temukan dan masih berpikir adiknya tewas gantung diri.

Namun, perasaannya tidak bisa terbendung, dia lantas melaporkan kejanggalan yang dia saksikan ke pihak polisi agar kasus kematian adiknya terungkap.

"Kakak kandung korban melapor ke Polres Metro Bekasi, walaupun sudah dimakamkan kami tetap menindaklanjuti," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Polisi Hendra Gunawan, Kamis (4/2/2021).

Kejanggalan yang dilihat kakak kandung tidak lain luka tusuk di beberapa titik tubuh korban, luka itu tentu saja bukan disebabkan dari percobaan bunuh diri.

Sang kakak mulai berpikir, adiknya tewas bukan karena bunuh diri tetapi dibunuh dengan cara ditusuk.

Laporan itu lanjut Hendra coba dianalisa oleh petugas kepolisian, demi menguatkan keterangan kakak kandungnya, polisi meminta makam korban dibongkar.

Pembongkaran makan kata Hendra, dilakukan tim Forensik dan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas