Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas, Status Siaga

Warga diminta tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi serta di lokasi di dalam radius 3 km dari puncak gunung.  

Gunung Sinabung Kembali Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas, Status Siaga
Tribun-Medan.com/IST pos PGA Sinabung
Gunung Sinabung kembali mengalami awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2000 meter, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, kembali erupsi, disertai luncuran awan panas guguran sejauh 2.500 meter, Sabtu (6/2/2021).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Putra mengatakan abu Gunung Sinabung tersebut terlihat jelas.

Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200-500 meter di atas puncak kawah.

"Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 16-25 derajat celsius," katanya dikutip dari Antara, Sabtu.

Baca juga: Update Aktivitas Gunung Api Semeru, Sinabung, Merapi, dan Ili Lewotolok

Baca juga: Banjir di Pekalongan, Air Genangannya Warna Merah, Warga Ungkap Kecurigaannya

Saat ini Gunung Sinabung yang ketinggiannya mencapai 2.460 meter di atas permukaan laut (mdpl) berada pada status Level III (Siaga).

Gunung Sinabung masih beraktivitas tinggi, Sabtu (7/11/2020).
Gunung Sinabung masih beraktivitas tinggi, Sabtu (7/11/2020). (PVMBG)

Ia meminta warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi serta di lokasi di dalam radius 3 km dari puncak gunung.  

Baca juga: Harimau di Kebun Binatang Kota Singkawang Lepas, Dibius Tak Mempan, Dilumpuhkan dengan Peluru Tajam

Selanjutnya radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

Selain itu, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," katanya.

Sebelumnya, Gunung Sinabung juga mengalami erupsi, Rabu (20/1/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 2.500 Meter

Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas