Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keranda Mayat Diarak Keliling Kampung, Sosialisasi untuk Cegah Penularan Covid-19

Keranda mayat diarak keliling kampung di Kecamatan Woja. Ternyata untuk menekan penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Miftah
zoom-in Keranda Mayat Diarak Keliling Kampung, Sosialisasi untuk Cegah Penularan Covid-19
Dok. Polres Dompu
ARAK KERANDA MAYAT: Petugas Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Baka Jaya mengarak keranda mayat saat sosialisasi bahaya Covid-19, Jumat (12/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNNEWS.COM- Keranda mayat diarak keliling kampung di Kecamatan Woja.

Ternyata untuk menekan penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

Termasuk sosialisasi dengan cara unik untuk menarik perhatian warga.

Di Dusun Mpuri, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, petugas gabungan dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, bidan desa, dan staf pemerintah Desa Baka Jaya mengarak keranda mayat keliling kampung, Jumat (12/2/2021), pukul 11.00 Wita.

Aksi itu dilakukan untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 kepada warga.

Supaya masyarakat selalu waspada bahaya penularan virus Covid-19 yang belum hilang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bukan untuk menakut-nakuti, melainkan lebih pada bentuk kewaspadaan kita, bahwa Covid-19 ini memang berdampak pada kematian," kata Bhabinkamtibmas Desa Baka Jaya Brigadir Agus Salim, Jumat (12/2/2021).

Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat mulai banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Padahal ini bagian dari langkah penting memutus mata rantai penularan Covid-19," jelasnya.

Sejak diumumkan peningkatan pasien positif Covid-19 bulan lalu, Kabupaten Dompu secara langsung ditetapkan sebagai zona merah bersama Kabupaten Bima dan Sumbawa.

"Ini menimbulkan kekhawatiran banyak pihak, terutama Satgas sebagai barisan terdepan guna mengatasi pandemi mematikan ini," ujar Agus Salim.

Kegiatan tersebut berlangsung aman, lancar dan situasi terpantau kondusif.

Sementara masyarakat yang menyaksikan demo keranda jenazah memberikan respons positif.

"Kita senang dan berterima kasih yang tidak bosan-bosannya mengingatkan warga akan bahaya virus mematikan ini," ucap Ahmad, salah seorang warga.

Baca juga: Update Corona Indonesia 12 Februari 2021 dan Sebaran per Provinsi: Sulsel Catat 50.941 Kasus

Baca juga: China Kembali Klaim Virus Corona Berasal dari Makanan Beku, Ahli: Risiko Tertular Sangat Kecil

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas