Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Iptu Fifin, Polwan yang Bongkar Kasus Penculikan Bocah Oleh Mantan Anggota TNI

Nama Iptu Sumailan sedang menjadi sorotan, terutama warga di Palembang, Sumatera Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Profil Iptu Fifin, Polwan yang Bongkar Kasus Penculikan Bocah Oleh Mantan Anggota TNI
Pahmi Ramadan/Tribun Sumsel
Iptu Fifin ditemui di ruang kerjanya menjelaskan kronologi penjemputan Dzaki di Km 11, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Nama Iptu Sumailan sedang menjadi sorotan, terutama warga di Palembang, Sumatera Selatan.

Wanita Kasubnit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Palembang (PPA) ini menjadi orang di balik penyelamatan bocah yang diculik oleh dua orang pria untuk minta tebusan.

Dikenal tegas tapi penyayang anak-anak membuat dikenal dikenal banyak orang.

Dalam rekaman video yang tersbar tampak Iptu Fifin berbincang dengan seorang laki-laki yang mengaku menemukan Zaky bocah berumur 4 tahun yang diculik.

Baca juga: Eks TNI Dalang Pencul

Baca juga: Kisah Penculik Bocah di Palembang, Telepon Polisi Bak Penyelamat, Tahunya Panik Karena Aksinya Viral

elaku penculik Zaky.

Kasubnit Perlindungan Perampuan dan Anak tersebut ialah seorang polwan Iptu Fifin Sumailan.

Iptu Fifin lulusan Semaba PK Polwan tahun 1997/1998 dan langsung pendidikan di Jakarta selama 11 bulan.

Setelah itu Iptu Fifin penempatan di Spri Kapolda Sumsel selama dua tahun, setelah itu ia kembali mendapatkan Spri Kapolda dan ditempatkan di Ditlantas Polda Sumsel bagian BPKB.

"Setelah itu saya mutasi lagi ke Polrestabes Palembang menjadi Spri Kapolrestabes Palembang tahun 2020.

Rekomendasi Untuk Anda

Sampai akhirnya saya menjadi Kasubnit PPA Polrestabes Palembang," ujarnya Senin (22/2/2021).

Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya karirnya ialah di bagian lalu lintas.

"Di Reskrim ini baru tujuh bulan," katanya.

Baca juga: Kawanan Monyet di India Culik Dua Bayi Kembar Berumur 8 Hari, Satu Bayi Akhirnya Tewas

Ia mengungkapkan selama tujuh bulan di PPA Polrestabes Palembang, ia beserta anggotanya berhasil mengungkap kasus perdagangan anak, kemudian jual beli perempuan dan trakhir berhasil mengungkap kasus threesome.

"Saya berharap ke depannya PPA tetap eksis, tetap memberantas kejahatan terhadap anak-anak juga perempuan agar kejahatan di kota Palembang bisa diberantas," katanya.

Selain menjadi polwan ia juga menjadi sosok ibu bagi tiga orang anaknya.

"Selain menjadi polwan saya juga mengurusi anak-anak dan juga suami saya. Karena itu sudah menjadi kewajiban saya sebagai ibu dan juga istri," bebernya.

Diketahui Iptu Fifin mempunyai tiga orang anak yang masih duduk di bangku sekolah.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas