Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Viral Kakek di Payakumbuh Punya Uang Berkarung-karung, Sang Lurah Ungkap Asal Usulnya

Seorang kakek tuna rugu di Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) viral di media sosial karena memiliki uang cukup banyak di rumahnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Viral Kakek di Payakumbuh Punya Uang Berkarung-karung, Sang Lurah Ungkap Asal Usulnya
Instagram @sudutlimapuluhkota/ Tribunpadang.com
Proses penghitungan uang kakek Biyok. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Seorang kakek tuna rugu di Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) viral di media sosial karena memiliki uang cukup banyak di rumahnya.

Awalnya kakek tersebut dikabarkan punya uang sekarung.

Setelah rumah sang kakek dibersihkan, ditemukan lagi berkarung-karung uang.

Kakek tersebut bernama Palyuri (81).

Uang tersebut ia simpan di rumahnya di Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Diate, Kecamatan Payakumbuah Utara, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Baca juga: Pernikahan Sedarah Kakak Adik di Payakumbuh Terungkap, Berawal dari Kasus Penggelapan Sepeda Motor

Baca juga: Nasib Bocah yang Hidup Sebatang Kara karena Covid, Kini tak Banyak yang Berniat Adopsi Aisyah

Lurah Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Musleniyetti mengatakan, awal datang ke rumah sang kakek, dalam rumahnya penuh dengan tumpukan kain pemberian orang lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Dibantu dengan keluarga jauh si kakek, pihak kelurahan mengeluarkan pakaian dan barang-barang milik sang kakek yang akrab dipanggil Biyok.

Di dalam rumah Biyok, ditemukan uang berserakan dengan berbagai pecahan mulai Rp 100 sampai Rp 100 ribu.

Baca juga: Dinikahi 5 Bulan Lalu, Pria Payakumbuh Baru Tahu Istrinya Polwan Gadungan dan Tipu Ratusan Juta

"Di Lantai, dari dalam dalam lipatan kain, di bawah bantal dan kasur, semuanya isinya uang ditumpuk-tumpuk," kata Musleniyetti, Selasa (23/2/2021).

Musleniyetti mengaku sampai hari ini, Selasa (23/2/2021), bersama pihak kelurahan, Babinsa, Babinkabtimas, dirinya masih membersihkan rumah Biyok.

Mereka masih menemukan banyak uang recehan, bahkan ada pecahan lama Rp 25.

"Kalau sekarang banyak uang sudah lama, mulai Rp 25, Rp 100 lama, yang baru-baru juga ada," tambahnya.

Baca juga: Wakil Wali Kota Payakumbuh Jalani Isolasi Mandiri, Erwin Yunaz: Alhamdulillah Sudah Lebih Baik

Baca juga: Viral Kisah Dokter Tampan, Lahir dari Keluarga Miskin dan Broken Home Tapi Lulus Kuliah Cumlaude

Musleniyetti mengaku kesulitan menghitung uang Biyok sehingga memakan waktu lama.

Setelah semua uang Biyok dikumpulkan, barulah uang Biyok akan dihitung secara keseluruhan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas