Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahasiswi Pembunuh Selebgram Makassar Ternyata Pernah di Rukiah Empat Kali, Kini Jalani Konseling

Fakta baru terkait mahasiswi pembunuh selebgram Makassar terungkap. Ternyata pelaku pernah menjalani rukiah hingga empat kali.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mahasiswi Pembunuh Selebgram Makassar Ternyata Pernah di Rukiah Empat Kali, Kini Jalani Konseling
Tribun Timur
Berlari dari Kamar tanpa Pakaian dan Bersimbah Darah, Selebgram Tewas di Lobi, Pelakunya Mahasiswi. Sosok Aisyah Alfika dan almarhum Ari Pratama 

Pelakunya, adalah Aisyah Alfika (19) seorang mahasiswi universitas negeri di Makassar yang belakangan diketahui merupakan kekasih atau pacar Ari.

Motif penikaman itu, diduga lantaran sakit hati ditinggal Aisyah Alfika.

Bohong soal kehamilan

Terungkap Aisyah Alfika (19) pelaku pembunuhan selebgram Makassar, Ari Pratama (24), ternyata tidak hamil.

Awalnya dalam pemeriksaan tahap pertama Aisyah Alfika (19) mengaku hamil dan korban Ari tidak mau bertanggung jawab.

Hal itulah yang membuatnya sakit hati hingga gelap mata saat melakukan penikaman yang menewaskan Ari Pratama.

Kebohongan Aisyah Alfika yang ternyata tidak hamil diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Panakukkang, Iptu Iqbal Usman saat dikonfirmasi Sabtu (6/3/2021) sore.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu, kata Iqbal Usman, pihaknya akan melakukan tes kejiwaan terhadap Aisyah Alfika pekan depan.

"Yang bersangkutan tidak hamil. Kita akan periksa kejiwaannya di RS Bhayangkara, pekan depan," ujar Iqbal Usman.

Tes kejiwaan itu, kata dia penting dilakukan untuk mengungkap kondisi kejiwaan Aisyah Alfika sampai nekat melakukan pembunuhan terhadap Ari Pratama.

Begitu juga pasca melakukan aksi pembunuhan secara sadis itu.

Aisyah Alfika ketahuan tidak hamil setelah melalui pemeriksaaan USG di kandungannya.

Selebgram atau salah satu konten kreator Kota Makassar itu, meninggal dunia Jumat (5/3/2021).

Ari Pratama ditemukan tewas bersimbah darah di dekat reseptionis Wisma Topaz, Jl Topaz Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Tewasnya Ari pun diungkap polisi. Ia meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusukan pisau dapur di sekujur tubuhnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas