Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fakta Terbaru Wanita Pembunuh Selebgram Asal Makassar, Keterangannya Berubah-ubah saat Diinterogasi

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman membeberkan kondisi terbaru Aisyah Alfika.

Fakta Terbaru Wanita Pembunuh Selebgram Asal Makassar, Keterangannya Berubah-ubah saat Diinterogasi
Tangkap layar kanal YouTube Tribun Timur
Aisyah Alfika (19), tersangka pembunuhan selebrgam Makassar Ari Pratama (24) - Fakta Terbaru Wanita Pembunuh Selebgram Asal Makassar, Keterangannya Berubah-ubah saat Diinterogasi 

TRIBUNNEWS.COM - Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman membeberkan kondisi terbaru Aisyah Alfika.

Seperti diberitakan sebelumnya, perempuan 19 tahun itu merupakan tersangka penikaman yang menewaskan selebgram asal Makassar, Ari Pratama (24).

Terhitung sudah 3 malam, Aisyah Alfika sudah mendekam di rumah tahanan wanita Mapolsek Panakkukang, Jalan Pengayoman, Kota Makassar.

Ia mulai mendekam di sel tahanan Rutan Mapolsek Panakkukang, Jumat malam.

Baca juga: Mahasiswi Pembunuh Selebgram Makassar Ternyata Pernah 4 Kali Dirukiah, Kini Pelaku Jalani Konseling

Atau, beberapa jam setelah aksi penikaman yang menewaskan selebgram Makassar, Ari Pratama.

Ari Pratama ditemukan tewas bersimbah darah akibat tusukan pisau dapur yang dilakukan Aisyah Alfika.

"Kita tahan di rutan Mapolsek Panakkukang, rutan perempuan," kata Iqbal ditemui, Senin (8/3/2021) sore.

Di rutan perempuan itu, kata Iqbal, Aisyah Alfika berbaur dengan empat tahanan perempuan lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman ditemui di kantornya, Mapolsek Panakkukang, Jl Pengayoman, Makassar, Senin (8/3/2021) sore
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman ditemui di kantornya, Mapolsek Panakkukang, Jl Pengayoman, Makassar, Senin (8/3/2021) sore (TRIBUN-TIMUR.COM/EMBA)

"Jadi kami tempatkan bersama tahanan perempuan. Keseharian pelaku (Aisyah Alfika) ini, kami berupaya juga melakukan pendekatan secara emosional," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan pihak keluarga untuk memulihkan psikologi pelaku yang diduga terguncang setelah melakukan aksi penikaman sadis.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Tribun Timur
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas