Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Klaster Aerobik Muncul di Tasikmalaya, 45 Orang Terpapar Covid-19 Setelah Senam di Papandayan

Baru-baru ini masyarakat Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya digegerkan dengan munculnya klaster baru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Penyebaran Covid-19 terus saja terjadi dan masyarakat diimbau untuk terus waspada.

Baru-baru ini masyarakat Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya digegerkan dengan munculnya klaster baru.

Klaster tersebut datang dari komunitas senam aerobik.

Tribun Jabar mengabarkan, sebanyak 45 warga Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan positif Covid-19 klaster senam aerobic.

Sebelumnya yang dinyatakan positif hanya 40 orang, sebagian besar perempuan.

Baca juga: Ingat Klaster Covid Liburan Panjang! Mulai Besok Buruh dan Pekerja Dilarang Pergi ke Luar Kota

Sebagian terkonfirmasi positif setelah senam di Papandayan, Garut, dan sebagian lagi dari hasil tracing terhadap anggota senam.

"Dari hasil tracing disusul swab test, ada penambahan lima orang lagi, sehingga totalnya jadi 45 orang," kata Kabid Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi, Kamis (11/3/2021).

Rekomendasi Untuk Anda

Atang mengungkapkan, awal munculnya klaster senam setelah diketahui ada 24 anggota senam terkonfirmasi positif hasil swab test massal.

Dari hasil tracing muncul 48 warga yang pernah kontak erat. "Hasil swab test terhadap 48 orang itu, sebanyak 21 diantaranya terkonfirmasi positif," kata Atang.

Baca juga: Penambahan Pasien Covid-19 Subang Tembus Rekor, Klaster Pesantren Jadi Penyumbang Terbesar

Saat ini masih ada 10 warga darik laster senam ini menunggu hasil swab test.

"Kami mengimbau warga tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Yakni menerapkan program 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun," ujar Atang.

Libur panjang

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengimbau pekerja/buruh  tidak bepergian ke luar kota jelang libur peringatan Hari Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Hari Raya Nyepi.

Hal ini diperkuat lewat Surat Edaran (SE) Menaker RI tertanggal Selasa (9/3/2021) untuk mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Mengimbau pekerja/buruh dan keluarganya agar tidak melakukan kegiatan bepergian ke luar kota selama periode libur Hari Isra Miraj Nabi Muhammad saw. dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943, sejak tanggal 10 Maret sampai dengan 14 Maret 2021,” kata Ida.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas