Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisah Calon Pengantin Korban Kecelakaan Maut di Sumedang, Resa Sudah Dilarang Ikut

Ia bergegas menyusul sang ayah untuk menjemput Resa pada pukul 01.00 WIB dini hari setelah pulang kerja ke RSUD Sumedang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kisah Calon Pengantin Korban Kecelakaan Maut di Sumedang, Resa Sudah Dilarang Ikut
Tribun Jabar
Resa Siti Khoeriyah, salah satu korban kecelakaan maut bus di Wado, Sumedang, Rabu (10/3/2021). 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TRIBUNNEWS.COM, SUBANG - Seorang wanita calon pengantin berada di dalam Bus Sri Padma Kencana yang kecelakaan di Tanjakan Cae, Jalur Wado Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Wanita itu adalah Resa Siti Khoeriyah, seorang guru di SMP IT Al Muawanah Cisalak.

Ia menjadi salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan maut tersebut pada, Rabu (10/3/2021) lalu.

Resa Siti Khoeriyah ternyata seorang calon pengantin.

Ia punya rencana akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Dia sebenarnya sempat dilarang oleh ibundanya untuk berangkat bersama rombongan ziarah sekolah tersebut.

Baca juga: Cerita Korban Kecelakaan Bus di Sumedang, Buka Baju untuk Selamatkan Diri, Awalnya Sempat Malu

Rekomendasi Untuk Anda

Namun Resa menolak dengan alasan tidak enak kalau tidak ikut.

Sebab dia juga merupakan salah satu guru di sekolah tersebut.

Yayat (50), ibunda Resa mengatakan, putrinya tersebut sempat mengeluh karena tangannya terasa kaku sehari sebelum berangkat berziarah.

Kondisi terkini bus yang masuk jurang di Jalan Raya Wado
Kondisi terkini bus yang masuk jurang di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang

"Enggak usah ikut Teh, sekarang musim hujan, tapi dia bilang harus ikut. Gimana lagi atuh, karena sudah direncanakan dari awal, kata si Teteh," ujar Yayat ketika ditemui di kediamannya Kampung Pasirlaja, Desa Cisalak, Kabupaten Subang, Kamis (11/3/2021).

Sambil menahan isak tangis Yayat melanjutkan cerita.

Sebelum kejadian kecelakaan tersebut Resa sempat melakukan panggilan video kepada ayahnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut Bus Sri Padma, Pimpinan DPR Minta Kemenhub Beri Sanksi Tegas

"Sebelum kejadian sekitar jam enam magrib video call bapaknya, dia ngasih kabar sudah sampai di Wado agar dijemput jam sembilan," imbuhnya.

Tak lama berselang, keluarga Resa mendapat kabar kejadian tersebut dari aparat setempat.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas