Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Depresi, Pemuda Nekat Bunuh Diri Pakai Senjata Rakitan, Tembak Dadanya dari Jarak Dekat

Seorang pemuda nekat bunuh diri dengan menggunakan senjata rakitan. Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran depresi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Diduga Depresi, Pemuda Nekat Bunuh Diri Pakai Senjata Rakitan, Tembak Dadanya dari Jarak Dekat
Net
Seorang pemuda nekat bunuh diri dengan menggunakan senjata rakitan. Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran depresi. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pemuda nekat bunuh diri dengan menggunakan senjata rakitan.

Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran depresi.

Pemuda berinisial D (20) warga di Kabupaten Karawang, Jawa Barat itu menembakkan senjata rakitan ke dadanya dari jarak dekat.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, korban menembak dirinya sendiri di rumah kakeknya yang beralamat di Rawamerta.

Oliestha menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh kakeknya Senin (15/3/2021) sekitar Pukul 18.30.

Kakek korban segera memberitahu ayah D.

Baca juga: Suami Tega Bunuh Istri yang Hamil 6 Bulan di Depan Anak Gara-gara Korban Makan Lontong dari Tetangga

Baca juga: Seorang Pria Gorok Leher Sendiri di Depan Tante hingga Tewas, Sempat Halusinasi Mau Dibunuh Orang

Baca juga: Ibu Muda Tewas Terjerat Selendang Hitam, Sempat Tulis Pesan, Minta Difoto Pakai HP

Rekomendasi Untuk Anda

"D yang bersimbah darah segera dibawa ke ruang tengah," kata Oliestha kepada Tribun Jabar, Selasa (16/3/2021).

D diduga melakukan bunuh diri menggunakan senjata rakitan dengan menembakkan di dada sebelah kiri dari jarak dekat.

"Belum diketahui alasan korban bunuh diri. Tetapi menurut informasi keluarga, korban kerap depresi dan emosinya tidak stabil," katanya.

Keluarga D sepakat untuk menerima kematian D.

"Mereka membuat surat pernyataan penolakan autopsi, disaksikan oleh masyarakat dan kepala desa," katanya.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas