Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita YouTuber asal Bondowoso, Berhasil Bikin Cewek-cewek Bule Baper hingga Ada yang Minta Dilamar

Seorang YouTuber asal Bondowoso berhasil membuat wanita-wanita bule baper lewat aplikasi Ome TV.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cerita YouTuber asal Bondowoso, Berhasil Bikin Cewek-cewek Bule Baper hingga Ada yang Minta Dilamar
Surya.co.id/Danendra Kusumawardana
Marshall Dibya Permana saat bertinteraksi dengan relasinya. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang YouTuber asal Bondowoso berhasil membuat wanita-wanita bule baper lewat aplikasi Ome TV.

Ia mampu menguasai beragam bahasa dan membuat obralan menarik dibumbui dengan candaan dan gombalan.

Dari situ, banyak wanita-wanita bule terbawa perasaan hingga ada yang minta dilamar.

Fiki Naki ternyata punya saingan YouTuber asal Bondowoso.

Ia adalah Marshall Dibya Permana (17) warga Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen.

Tak kalah dengan Fiki Naki, Marshall bikin baper cewek-cewek bule yang ditemuinya lewat aplikasi Ome TV.

Bahkan, cewek asal Romania ngebet datang ke Bondowoso untuk bertemu dengannya.

Baca juga: Banyak Followers, YouTuber Ini Jajal Bisnis Kedai Kopi dan Gaming Store

Baca juga: Kisah Youtuber Kena Peras Sesama Tahanan di Polrestabes Medan, Kalau Dihitung Sudah Habis Rp 12 Juta

Rekomendasi Untuk Anda

"Tak hanya itu, dia juga ingin saya datang ke Romania. Tak tanggung-tanggung uang transportasi ia yang membayar. Dia mau mengirim uang itu, tapi saya menolaknya," katanya kepada Surya.co.id, Rabu (17/3/2021).

Marshall mulai aktif menggunakan Ome TV sejak 2020.

Awalnya, ia mengaku tak percaya diri. Sebab, agar obrolan bisa gayeng, ia harus menguasai berbagai bahasa.

"Sedangkan sehari-hari saya memakai bahasa Indonesia dan Madura saja," ujarnya seraya tertawa.

Mau tak mau, dia mencoba belajar bahasa asing. Bahasa asing pertama yang ia pelajari adalah Bahasa Inggris.

Ia meminta bantuan tantenya untuk dibimbing berbahasa Inggris.

Kebetulan tantenya adalah seorang dosen Bahasa Inggris di salah satu universitas di Bali.

"Sebenarnya, saya tak tertarik belajar Bahasa Inggris.Karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional, tentu dapat diterima pengguna Ome TV dari negara lain. Saya pun mempelajarinya dengan bimbingan tante saya selama sebulan," paparnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas