Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

VIDEO Guru Mendadak Pingsan Usai Vaksin, Kaget Tabung Oksigen Meledak, Punya Riwayat Hipertensi

Kepala Pukesmas (Kapus) Belimbing, Versiana memberikan penjelasan terkait viralnya video guru yang mendadak pingsan usai vaksin Covid-19.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in VIDEO Guru Mendadak Pingsan Usai Vaksin, Kaget Tabung Oksigen Meledak, Punya Riwayat Hipertensi
Tangkap layar kanal YouTube Tribun Padang Official
VIDEO Guru Mendadak Pingsan Usai Vaksin, Kaget Tabung Oksigen Meledak, Punya Riwayat Hipertensi 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Pukesmas (Kapus) Belimbing, Versiana memberikan penjelasan terkait viralnya video guru yang mendadak pingsan usai vaksin Covid-19.

Versiana mengatakan, guru tersebut mengajar di SD 48 Kuranji, Kota Padang.

Dikatakannya, saat itu ada sekitar seratus guru yang divaksin.

Setelah divaksin, beberapa guru mengalami pusing, diminta istirahat di kasur yang disediakan.

Setelah 15 menit observasi, guru dalam video tersebut merasa pusing.

Baca juga: Viral Video Ajakan Bakar Bendera Merah Putih, Mahasiswa Ini Diringkus Polisi, Terancam Denda Rp 1 M

"Ibu itu melihat temannya yang pusing, mungkin dia mikir-mikir, lalu setelah 15 menit observasi dia juga tiba-tiba pusing," kata Versiana, Selasa (30/3/2021).

Versiana menambahkan, saat diobservasi, sempat terjadi ledakan kecil tabung oksigen yang akan dipasang kepada pasien lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemungkinan guru tersebut terkejut mendengar ledakan tabung oksigen itu.

"Kemungkinan ibu itu terkejut karena ledakan kecil tabung oksigen ini," ujar dia.

Sang guru merasakan badannya lemah tidak bisa mengangkat kaki hingga akhirnya pingsan.

Petugas pukesmas pun memasang tabung oksigen.

"Sesuai protapnya, kita mengantar ibu gurunya ke rumah sakit M Djamil untuk mendapatkan tindakan lanjutan," tambahnya.

Dijelaskannya, hasil pemeriksaan RSUP M Jamil, guru tersebut memiliki penyakit riwayat hipertensi.

Baca juga: VIRAL Video Kakak Adik Pencari Barang Bekas Kelelahan di Pinggir Jembatan, Ini Kisah di Baliknya

Namun saat pengecekan sebelum vaksin tensinya normal 130/80, layak untuk divaksin.

"Sampai di rumah sakit, tensinya naik 150, namun masih layak atau sesuai standar untuk divaksin," tambahnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas