Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ambulans Macet dan Dokter Puskesmas Tak Ada, Pasien Ini Meninggal, Belum Dapat Pertolongan Medis

Cerita sedih terkait masih kurangnya penangan medis di daerah datang dari Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Ambulans Macet dan Dokter Puskesmas Tak Ada, Pasien Ini Meninggal, Belum Dapat Pertolongan Medis
ThinkStock via Kompas
Ilustrasi tewas - Ambulans Macet dan Dokter Puskesmas Tak Ada, Pasien Ini Meninggal, Belum Dapat Pertolongan Medis 

TRIBUNNEWS.COM - Cerita sedih terkait masih kurangnya penangan medis di daerah datang dari Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Seorang pasien bernama Jolpen Banjarnahor meninggal dunia lantaran tidak mendapat pertolongan medis.

Kejadian ini bermula saat pasien dilarikan ke Puskesmas Baktiraja pada (1/4/2021) malam lalu.

"Bapatua saya itu akhirnya meninggal," kata Hotman Marbun, salah satu keluarga pasien, Sabtu (3/4/2021).

Pascakejadian, saat warga membawa pasien ke Puskesmas, petugas medis juga tak ditemui di Puskesmas tersebut, sementara pasien tengah dalam keadaan sekarat.

Ambulans yang hendak digunakan membawa pasien bergegas ke rumah sakit terdekat juga tampak macet.

Ambulans yang sudah berkarat itu gagal distater hingga berulang-ulang.

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi ambulans juga tampak tak terawat dan dimakan karat.

Baca juga: Kronologi Gajah Lepas dari Medan Zoo, Seberangi Sungai dan Masuk Perkebunan Warga, Videonya Viral

Beberapa orang tua berupaya menghidupkan ambulans dengan mendorong.

Sementara pasien mengerang kesakitan di atas kereta pasien membutuhkan pertolongan.

Menurut seorang warga bernama Charlos Purba, beberapa kali warga yang beribat ke Puskesmas Baktiraja tersebut jarang bertemu bertugas medis yang bisa memberi pertolongan.

Pasien yang merupakan warga Desa Marbun Tonga Dolok, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, menghembuskan nafas terakhirnya kala diperjalanan menuju rumah sakit rujukan.

Pasien tersebut tadinya akan dirujuk ke salah satu RS di Kota Medan.

Namun saat masih di Kabupaten Dairi menuju kota Medan, pasien diketahui sudah tidak bernyawa lagi.

Almarhum Jolpen Banjarnahor yang menghembuskan nafas terakhirnya meninggalkan istri dan 7 orang anak.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas