Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tragedi di Hari Paskah, 44 Warga Tewas Tertimbun Longsor, 7 Hilang di Adonara

Tanah longsor di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur memakan korban 44 orang meninggal dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tragedi di Hari Paskah, 44 Warga Tewas Tertimbun Longsor, 7 Hilang di Adonara
istimewa
Kondisi di salah satu lokasi yang terkena longsor di Adonara, Flores Timur, Minggu (4/4/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG-- Bencana alam kembali memakan korban puluhan orang di Indonesia.

Tanah longsor di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur memakan korban 44 orang meninggal dunia.

Tragedi yang terjadi pada Minggu Paskah ini juga menyebabkan 7 orang lainnya hilang.

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai banjir yang melanda hampir sebagian besar wilayah NTT dalam tiga hari terakhir menimbulkan korban jiwa.

Sampai dengan Minggu 4 April 2021 sore, tercatat sudah 44 Warga Adonara meninggal dunia tertimbun longsor dan terbawa banjir.

Baca juga: Flores Timur Dilanda Longsor Banjir Bandang, 63 Orang di Desa Nelelamadike Tewas Tertimbun

Sementara 7 korban lainnya hilang dan masih dalam upaya pencarian.

Informasi terkini dari BPBD Flores Timur, sudah 44 warga dilaporkan meninggal dunia dan tujuh lainnya dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.

Rekomendasi Untuk Anda

Berikut rincian korban meninggal dunia di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Desa Lamanele, Kecamatan Ile Boleng, 38 orang meninggal dunia (Total korban meninggal belum bisa dipastikan masih tertimbun lumpur), 5 orang luka-luka, 9 KK/20 jiwa terdampak.

Baca juga: Menteri PUPR Beri Deadline Penanganan Longsor Tol Cipali Km 122 Selesai April 2021

Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, 3 orang meninggal dunia, 4 orang uka-luka sudah dirujuk ke puskesmas, 7 orang hilang dan korban luka-luka masih dalam pendataan.

Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado, 3 orang meninggal dunia, 40 KK terdampak, korban luka-luka masih dalam pendataan.

Kerugian material sementara puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele, pemukiman warga sekitar hanyut terbawa banjir dan jembatan putus di Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur.

Saat ini, Bupati Flores Timur Anton Hadjon, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli bersama BPBD dan TNI/POLRI dan instansi terkait sudah turun ke lokasi guna membangun posko penanganan darurat.

Banjir di Bena, 100 Lebih KK Terjebak Banjir, Proses Evakuasi Masih Berjalan

Warga dusun Toinunuh, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS terjebak banjir, Minggu (4/4/2021).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas