Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Heboh Fenomena Langka di Aceh, Ratusan Ikan Kuwe Terjaring Pukat Nelayan, Ini Pengakuan Warga

Fenomena langka ratusan ekor ikan kuwe tertangkap jaring pukat nelayan menghebohkan warga di Kabupaten Aceh Selatan.

Heboh Fenomena Langka di Aceh, Ratusan Ikan Kuwe Terjaring Pukat Nelayan, Ini Pengakuan Warga
Serambinews.com/Istimewa
Kemunculan satu ton ikan kuwe yang kemudian masuk dalam jaring pukat nelayan bikin warga heboh. 

TRIBUNNEWS.COM - Fenomena langka ratusan ekor ikan kuwe tertangkap jaring pukat nelayan menghebohkan warga di Kabupaten Aceh Selatan.

Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (10/04/2021) itu, tepatnya berada di Gampong Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

Muhammad Thaisir, warga Pasie Raja yang kebetulan saat itu berada di lokasi memberikan pengakuannya.

Ia menyebut, lokasi kejadian sudah ramai sejak pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Kisah Gadis 14 Tahun di Aceh Ketagihan Hubungan Intim, Sudah Layani 25 Pria, Tak Pernah Minta Uang

Kemunculan satu ton ikan kuwe yang kemudian masuk dalam jaring pukat nelayan bikin warga heboh.
Kemunculan satu ton ikan kuwe yang kemudian masuk dalam jaring pukat nelayan bikin warga heboh. (SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM)

"Kejadian langka itu terjadi, sekira pukul 08.00 WIB saat nelayan setempat melabuh pukat darat di pesisir Gampong Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan," katanya.

Thaisir melanjutkan, kejadian langka seperti ini sebelumnya juga pernah terjadi di tahun 2018 di gampong tersebut.

Saat itu, pada Sabtu (19/5/2018) pukul 09.00 WIB itu warga Tapaktuan dibuat kaget dengan hasil tangkapan ikan yang menggunakan pukat darat begitu melimpah.

"Hasilnya sangat banyak, hampir satu ton. Padahal nelayan setempat hanya memakai pukat darat."

"Ada ratusan ekor ikan jenis gabu (Kuwe) yang berhasil masuk pukat darat. Ikan jenis ini tergolong mahal."

"Warga yang berada di lokasi saat nelayan mengangkat hasil tangkapannya juga ikut kebagian," kata Thaisir.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Endra Kurniawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas