Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Makassar, Pelaku Serang Petugas Pakai Parang

Densus 88 Antiteror Polri menembak mati seorang terduga teroris berinisal MT di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus 88 di Makassar, Pelaku Serang Petugas Pakai Parang
TRIBUN-TIMUR.COM/EMBA
Jenazah MT Terduga teroris yang tewas ditembak Densus 88, tiba di RS Bhayangkara, Kota Makassar, Kamis (15/4/2021) siang 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Densus 88 Antiteror Polri menembak mati seorang terduga teroris berinisal MT di Jalan Mannuruki 3, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/4/2021) siang.

MT tewas ditembak lantaran melakukan perlawanan dan dianggap membahayakan petugas saat hendak ditangkap.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan.

"Pada saat akan diamankan, yang bersangkutan ini (MT) melakukan perlawan secara agresif," ujar Zuplan.

Baca juga: 34 Narapidana Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ikrarkan Kesetiaan pada NKRI 

Perlawanan yang dilakukan kata Zulpan, dengan menyerang Tim Densus 88 menggunakan dua parang.

"Menyerang petugas dengan menggunakan parang yang panjang, dua parang digunakan di tangan kiri dan kanan. Kemudian menyerang dengan membabi buta," ungkapnya.

Atas tindakan MT itu, lanjut Zuplan, Tim Densus 88 pun mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan MT.

Rekomendasi Untuk Anda

"Petugas mencoba menghentikan dengan memberikan peringatan, baik penyampaian petugas dan tembakan peringatan tidak dihiraukan," ungkapnya.

Baca juga: Jadi Buron, Terduga Teroris Ini Menyerahkan Diri ke Polsek Pasar Minggu

"Kemudian dengan terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan (MT) meninggal dunia," sambungnya.

Berselang beberapa saat, jenazah MT pun dibawa ke ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar.

Pantauan di lokasi, saat tiba jenazah langsung ke ruang jenazah Forensik Dokpol.

Tidak berselang lama, jenazah dibawa ke luar menggunakan kereta mayat besi.

Mayat pun didorong ke bagian belakang gedung RS Bhayangkara, tepat di samping ruang Forensik Dokpol.

Belum diketahui tindakan medis yang akan dilakukan terhadap jenazah.

Baca juga: Diserang Terduga Teroris, Polisi Pastikan Pengamanan Mabes Polri Sudah Sesuai SOP

Namun, kata Kombes Pol E Zulpan, tidak ada tindakan medis yang dilakukan terhadap jenazah MT.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas