Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Antar Warga di Medan, Petasan Dibalas Bom Molotov

Aksi tawuran pecah antara warga Lorong Papan dan Lorong Melati, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan,

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Perang Antar Warga di Medan, Petasan Dibalas Bom Molotov
Dedy Kurniawan/Tribun Medan
Tawuran antarwarga kembali terjadi di kawasan Bom Lama dan Lingkungan 23, Kelurahan Pekan Lama, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (19/4/2021) dinihari 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Bentrokan antar warga di kawasan Belawan, Medan Utara, Sumatera Utara terjadi, Minggu (18/4/2021) malam..

Selain saling lempar batu, mereka juga sudah menggunakan bom molotov untuk menyerang lawan.

Aksi tawuran pecah antara warga Lorong Papan dan Lorong Melati, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan,

Saat itu, mulai dari anak-anak hingga orang tua saling lempar batu dan ada pula yang terpantau membawa senjata tajam.

Baca juga: Redam Aksi Bentrok Susulan di Manokwari, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang terlibat

Belakangan diketahui, aksi serupa juga terjadi di kawasan Bom Lama dan Lingkungan 23, Kelurahan Pekan Lama, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (19/4/2021) dinihari.

Dua kelompok warga yang didominasi kalangan remaja dan pengangguran terlibat aksi saling lempar batu, lempar petasan hingga bom molotov.

Keduanya saling serang dan bertahan membuat onar di tengah jalan lintas masyarakat umum, Jalan KL Yos Sudarso Km 20.

Baca juga: Diduga Kebanyakan Nyabu, Bentrok Antarpemuda Pecah, Belasan Rumah Rusak sampai Listrik Padam

Rekomendasi Untuk Anda

Warga Lingkungan 23, Denan meminta pihak aparat polisi atau pemerintah tak membiarkan peristiwa itu terjadi.

Dia berharap polisi harusnya bersikap rajin patroli dan menyebar personel setiap hari di lokasi rawan tawuran.

"Tawuran Belawan ini sudah dari dulu-dulu bang, enggak pernah reda. Seolah ada pembiaran, pokoknya pindah-pindah lokasi," kata Denan.

Dia mengatakan, kalau pemerintah serius, harusnya dibuat posko bersama.

Baca juga: Soal Bentrokan di Pancoran, Ombudsman: Ada BUMN yang Pro Premanisme

Di posko bersama itu ada unsur TNI, Polri dan perangkat pemerintah daerah.

"Tadi malam di Belma I, pagi tadi di Pekan Labuhan pas orang sahur. Polisinya sama pemerintahan rutin lah patroli, selama ini ngapai saja. Buat juga lah posko jaga," kata Denan.

Saat tawuran pecah di Pekan Labuhan, emak-emak cuma bisa nonton saja.

Ketika tawuran pecah, lokasi seperti di zona perang.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas