Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kelompok Bersenjata di Papua

Polri: KKB Papua Terusik dengan Rencana Penyaluran Dana Otonomi Khusus

Peningkatan penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua diduga dipicu rencana penyaluran dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Polri: KKB Papua Terusik dengan Rencana Penyaluran Dana Otonomi Khusus
Kompas Tv https://www.youtube.com/watch?v=u8CZ49jSsC0
Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha dikabarkan gugur saat melakukan kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peningkatan penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua diduga dipicu rencana penyaluran dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Diketahui, pemerintah memang telah berencana menyalurkan dana Otsus Papua tahap I pada awal tahun ini.

Nantinya, dana yang disalurkan total sebanyak Rp 7,55 triliun.

"Memang ada peningkatan eskalasi kejadian, karena ini kan memang mendekati kepada diberlakukannya otsus," kata Asisten Operasi Kapolri Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Jenazah Brimob yang Gugur Dalam Kontak Tembak di Papua Diterbangkan ke Palembang

Ia menyatakan KKB diduga terusik dengan dana Otsus yang digelontorkan oleh pemerintah.

Mereka tidak senang adanya bantuan yang diberikan untuk pembangunan Papua.

"Mereka dengan sekarang kalau ada otsus kan, pola-pola penyaluran dana otsus itu kan akan dibuat supaya bagaimana tepat sasaran dengan pembangunan masyarakat di Papua sana. Itu mereka terusik," jelasnya.

Atas dasar itu, Imam menyatakan KKB Papua kerap gencar melakukan gerakan penyerangan beberapa Minggu terakhir.

"Akhirnya mereka membuat gerakan yang memang di wilayah yang tidak kita pantau," pungkasnya.

Baca juga: Kontak Tembak dengan TNI-Polri di Distrik Gome, 9 Anggota KKB Tertembak

Pada tanggal 8 April 2021 lalu, KKB Papua di Kabupaten Puncak telah menembak mati seorang guru bernama Oktavianus Rayo.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas