Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Beredar Video Diduga Penangkapan Oknum Petugas Membawa Alat Tes Covid Bekas di Bandara Kualanamu

PT Angkasa Pura II Bandara KNIA ketika dikonfirmasi mengenai video tersebut mengaku belum tahu.

Beredar Video Diduga Penangkapan Oknum Petugas Membawa Alat Tes Covid Bekas di Bandara Kualanamu
tangkap layar
Tangkap layar seorang lelaki berbaju putih diamankan petugas karena diduga hendak menyelundupkan limbah medis diduga di Bandara KNIA. 

TRIBUNNEWS.COM, DELISERDANG -- Pasca terungkapnya kasus limbah alat tes rapid di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) kini muncul video penangkapan di airport tersebut.

Video tersebut berisi penangkapan seorang pria yang diduga tengah membawa limbah alat rapid test.

Video itu langsung viral di media sosial.

Menurut informasi, penangkapan itu terjadi di pintu keluar Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).

Belum diketahui pasti kapan penangkapan berlangsung.

Namun, video ini beredar setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut mengungkap adanya penggunaan alat rapid test bekas di layanan rapid test Bandara KNIA.

PT Angkasa Pura II Bandara KNIA ketika dikonfirmasi mengenai video tersebut mengaku belum tahu.

Baca juga: Kronologi Penggerebekan Kasus Alat Rapid Test Antigen Bekas di Bandara Kualanamu, 5 Orang Diamankan

Plt Manager of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II, Paulina HA Simbolon mengatakan dirinya belum melihat video itu.

"Belum ada info. Saya enggak tahu kemana mereka buang limbahnya," kata Paulina, Kamis (29/4/2021).

Disinggung lebih lanjut mengenai penanggungjawab limbah medis ini, Paulina mengatakan itu urusan PT Kimia Farma.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas