Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Pondasi Rumah, Imam Masjid Ditikam Tetangganya, Anak yang Membela Diparangi

Seorang imam masjid bernama Barakka Dg Bunga (60) menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gara-gara Pondasi Rumah, Imam Masjid Ditikam Tetangganya, Anak yang Membela Diparangi
http://www.ladbible.com
Seorang imam masjid bernama Barakka Dg Bunga (60) menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya. Tak hanya itu, pelaku juga menganiaya anak korban, Syamsuri (40). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang imam masjid bernama Barakka Dg Bunga (60) menjadi korban penikaman yang dilakukan tetangganya.

Tak hanya itu, pelaku juga menganiaya anak korban, Syamsuri (40).

Penganiayaan itu terjadi di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar, Jumat (30/4/2021) pagi.

Saat itu, sang imam Barakka Dg Bunga (60) sedang membantu anaknya Syamsuri membangun pondasi di depan rumah.

Pondasi untuk teras rumah Barakka dan anaknya.

Saat sedang bekarja, tiba-tiba muncul DT tetangga sekaligus terduga pelaku.

DT yang tinggal tepat di belakang rumah Barakka, menghampiri sambil membawa badik dan parang yang diselipkan di kedua pinggangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari pengakuan Santi (24) istri Syamsuri, DT menghampiri sambil memprotes pembangunan pondasi itu.

Baca juga: Perawat RSUD Lakipadada Dianiaya Orangtua Pasien yang Tak Terima Ditegur saat Menangis Histeris

Alasannya, pondasi itu dianggap akan menghalangi atau mengganggu akses jalan DT ke rumahnya.

DT dan Barakka pun terlibat adu mulut, hingga berujung penikaman.

"Sempatji cekcok sama bapak (Barakka), sebelum menikam. Karena nakira itu pondasi rumah natutupi jalannya ke belakang," kata Santi ditemui di pelataran Mapolsek Tamalate.

Melihat ayahnya ditikam, Syamsuri pun menghampiri pelaku dan berusaha menyelamatkan Barakka.

Namun nahas, Syamsuri ikut ditebas oleh terduga pelaku DT.

"Suamiku kena parang di punggungnya delapan jahitan, bapak (Barakka) ditikam di perut sama tangannya," ujar Santi.

Usai melancarkan aksinya kata Santi, DT langsung kabur.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas