Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Siswa SMK di Tabanan Tewas Setelah Terjun dari Jembatan

I Made E nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Titi Gantung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Siswa SMK di Tabanan Tewas Setelah Terjun dari Jembatan
Istimewa
Suasana evakuasi korban di jembatan titi gantung di Banjar/Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin 17 Mei 2021 malam. 

TRIBUNNEWS.COM, TABANAN - I Made E (17), seorang siswa SMK diduga bunuh diri di jembatan dengan kedalaman sekitar 200 meter, Senin (17/5/2021) sekitar pukul 20.30 Wita.

I Made E nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke jembatan yang dikenal dengan nama jembatan Titi Gantung.

Menurut informasi yang diperoleh, jajaran Polsek Marga menerima laporan bahwa terjadi peristiwa dugaan bunuh diri oleh ayah korban bernama I Wayan S (43).

Selanjutnya pihak Polsek Marga bersama BPBD Tabanan serta Tim SAR Bali berhasil evakuasi I Made E dari dasar jurang.

"Peristiwanya terjadi kemarin malam (Senin 17 Mei 2021). Jadi korban ini melompat dari jembatan tersebut," ujar Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia, Selasa (18/5/2021) pagi.

Baca juga: Kakek 80 Tahun Hanyut di Sungai, Sempat Terlihat Berenang Meraih Tiang Jembatan lalu Hilang

Subagia menceritakan, sebelum kejadian korban IME sempat pamit untuk berangkat sekolah sekitar pukul 07.00 Wita.

I Made E kemudian berkendara dengan sepeda motor menuju sekolahnya di SMK Mengwi Badung.

Rekomendasi Untuk Anda

Sore harinya, orang tua korban mendapat telepon dari pihak sekolah dan menyatakan bahwa Made sudah tak sekolah tanpa keterangan sekitar satu pekan.

Mendapat informasi tersebut, ayah korban kemudian menghubungi nomor HP Made.

Kepada ayahnya, Made mengaku sedang berada di daerah Sembung Mengwi Badung.

Sekitar pukul 19.00 Wita, korban mengirim pesan WhatsApp kepada ibunya yang isinya dalam Bahasa Bali:

"Meme sing demen ngelah panak care tiang." (ibu tidak suka punya anak seperti saya).

Melihat pesan tersebut, sang ayah kembali menghubungi Made untuk mengetahui posisi korban yang saat itu mengaku sedang berada di Cau Belayu.

Selang beberapa menit, nomor telepon korban tidak aktif.

Sekitar pukul 21.00 Wita, ayah korban mendapat informasi dari saksi bernama I GNAP bahwa Made diduga menceburkan diri dari jambatan Titi Gantung alamat Cau Belayu.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas