Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Bisa Bangun Rumah Megah, Banyak Warga Desa Bubakan di Wonogiri Sukses Jualan Bakso di Tanah Rantau

Banyak warga Desa Bubakan di Wonogiri sukses berjualan bakso di tanah rantu hingga bisa membangun rumah megah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bisa Bangun Rumah Megah, Banyak Warga Desa Bubakan di Wonogiri Sukses Jualan Bakso di Tanah Rantau
TribunSolo.com/Agil
Banyak warga Desa Bubakan di Wonogiri sukses berjualan bakso di tanah rantu hingga bisa membangun rumah megah. 

"Di sini kalau ramainya saat Lebaran, perantauan pada pulang."

Baca juga: VIRAL Video Kolam Renang Menyambung di Belakang Sebuah Perumahan, Perekam Ungkap Fakta Dibaliknya

Baca juga: Perumahan di Pagaralam Diserbu Ribuan Ulat Bulu, Warga: Jumlahnya Terus Bertambah Setiap Hari

"Kalau tidak, saat ada tetangga ada saudara yang melaksanakan hajatan," ujarnya.

Namun selama dua tahun ini, jumlah kaum boro yang mudik semakin sedikit karena virus corona.

Sejarah Perantauan

Sebelum menjadi desa elit, Desa Bubakan dulunya ada desa yang tertinggal.

Mayoritas mata pencaharian masyarakatnya merupakan petani di desa.

Namun pada 1980-an, beberapa warga desa diajak merantau oleh pengusaha asal Sukoharjo, Mbah Joyo.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mereka ikut Mbah Joyo, jualan jamu dan bakso."

"Mereka diminta menunggu cabang milik Mbah Joyo itu," ujarnya.

Setelah belajar cara membuat dan berjualan jamu saat bekerja dengan Mbah Joyo, mereka kemudian membuka usaha mereka sendiri.

Saat berwirausaha tersebut, mereka mengajak warga desa yang lain sebagai pekerjanya.

Baca juga: Pemuda di Blitar Ditemukan Bersimbah Darah di Rumah Teman, Diduga Coba Bunuh Diri

Baca juga: Sungai Gelombang Meluap, 40 Rumah di Aceh Selatan Terendam Banjir

"Dari situ, banyak warga yang mulai merantau ke berbagai kota di Indonesia."

"Mereka jualan jamu dan bakso, dan sukses," ujarnya.

Kesuksesan itu pun terus diwariskan ke genarasi berikutnya hingga sekarang.

"Saat ini yang merantau atau meneruskan usaha keluarganya sudah generasi ketiga," katanya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas