Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Viral Video Warganet Keluhkan Harga Pecel Lele di Malioboro Yogyakarta, Ini Reaksi Pemkot

Viral di media sosial video pengakuan seorang pembeli yang mengeluhkan mahalnya harga pecel lele di kawasan Malioboro Yogyakarta. 

Viral Video Warganet Keluhkan Harga Pecel Lele di Malioboro Yogyakarta, Ini Reaksi Pemkot
Tribunjogja.com/Bramasto Adhy
Papan Jalan Malioboro 

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial video pengakuan seorang pembeli yang mengeluhkan mahalnya harga pecel lele di kawasan Malioboro Yogyakarta. 

Video itu diunggah oleh akun @aulroket di Tiktok.

Menurut pengakuan warganet itu, harga pecel lele dibanderol sampai Rp37 ribu.

Dengan rincian, Rp20 ribu untuk seporsi lele, Rp7 ribu nasi putih, serta Rp10 ribu untuk lalapan di sebuah warung lesehan.

"Gua nggak mau nyebut lah, pokoknya di deretan ini, kenapa kapitalis banget, hallo? Jadi, buat kalian, viewer gue orang Yogya, coba kasih tau, kenapa makan di daerah sini tuh harganya suka tak sesuai," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Pemabuk Aniaya Warga Disabilitas di Warung Pecel Lele, Pelaku Habis Minum Tuak 2 Liter

Atas viralnya video tersebut, komunitas pedagang lesehan di Malioboro hingga Wakil Wali Kota Yogyakarta hingga memberi tanggapan. 

Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengatakan 'nuthuk' harga makanan atau menaikan tarif harga makan di luar kewajaran sudah sering terjadi.

"Khususnya di momen hari libur seperti libur Lebaran. Semacam penyakit tahunan yang kerap terjadi dan hingga saat ini tidak ada efek jera karena terjadi lagi dan lagi," katanya kepada Tribun Jogja, Rabu (26/5).

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta sampai sejauh ini belum menemukan indikasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro yang melakukan tindakan 'nuthuk', atau menaikkan harga di luar batas kewajaran kepada wisatawan, maupun pengunjung.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, jajaran Jogoboro sudah bergerak menemui seluruh pedagang dan pimpinan komunitas di sepanjang Malioboro. Tapi, tak ditemukan pedagang yang dimaksud oleh akun Tiktok bernama @aulroket, dan viral di medsos.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas