Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Meluncur Sejauh 1.500 Meter ke Arah Barat Daya

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merapi terlihat cerah dan berawan dan angin bertiup lemah ke arah barat

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Meluncur Sejauh 1.500 Meter ke Arah Barat Daya
Twitter BPPTKG
Visual Gunung Merapi yang teramati dari PGM Selo, Sabtu (29/5/2021). Visual Gunung Merapi tampak, suhu udara 14.0 °C, kelembaban 75 %rh, tekanan udara 837.6 hpa, angin tenang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA  - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran Merapi, Jumat (4/6/2021) pukul 01.36 WIB.

Awan panas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 132 detik.

Estimasi jarak luncur 1500 meter ke barat daya dan cuaca berkabut.

Secara meteorologi, cuaca Gunung Merapi terlihat cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat.

Suhu udara 14-21 derajat Celcius, kelembaban udara 67-73 persen dan tekanan udara 567-708 mmHg.

Baca juga: Cerita di Balik Jepretan Foto Meteor di Gunung Merapi: Seperti Lampu Pijar Jatuh ke Arah Puncak

Secara visual, gunung terlihat jelas, kabut 0-I, hingga kabut 0-II. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

“Terlihat ada 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1000 meter ke arah barat daya,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida.

Sementara, untuk kegempaan, gempa guguran tercatat sebanyak 44 kali dengan amplitudo 3-20 mm berdurasi 11-97 detik.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas