Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tanggapi Soal Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar: Ya Saya Evaluasi, Daerah Merah Nggak

Ganjar menanggapi rencana pembukaan sekolah dengan sistem pembelajaran tatap muka karena masih banyak ditemukan kasus positif Covid-19 di Jateng

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tanggapi Soal Pembukaan Pembelajaran Tatap Muka, Ganjar: Ya Saya Evaluasi, Daerah Merah Nggak
Tangkap Layar KompasTV
Ganjar Evaluasi PTM di Jateng yang Zona Merah 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi rencana pembukaan sekolah dengan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Ganjar, dirinya akan mengevaluasi rencana tersebut lantaran masih banyak ditemukan kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah.

Dikutip dari tayangan Kompas Tv, Selasa (8/6/2021), Ganjar mempertimbangkan rencana ini terutama bagi daerah yang masuk zona merah Covid-19.

Hal tersebut dilakukan Ganjar lantaran sebelumnya terjadi kasus lonjakan Covid-19 di Kudus, Provinsi Jawa Tengah akhir-akhir ini.

Menurut Ganjar, kemungkinan pembelajaran tatap muka akan ditunda bagi daerah yang masuk kategori zona merah Covid-19.

Baca juga: Satgas Covid-19: Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Terbatas, Paling Lama 2 Jam dalam Sehari

Baca juga: Guru di Jakarta Dukung Pembelajaran Tatap Muka yang Diinisiasi Nadiem Makarim

"Ya saya evaluasi (terlebih dulu), (PTM yang sekolahnya berada di) daerah merah nggak (tidak akan dibuka dulu)!" kata Ganjar, Senin (7/6/2021).

Pengevaluasian ini dilakukan, mengingat Ganjar berusaha untuk tetap menjaga lonjakan penularan kasus virus Covid-19 di kota lainnya lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti yang diketahui, pembelajaran tatap muka di Jawa Tengah rencananya akan mulai digelar pada bulan Juli mendatang.

Namun ternyata angka kasus penularan Covid-19 di Jawa Tengah justru menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, terutama di daerah Kudus.

Terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Bahkan, saat ini Kudus menjadi wilayah dengan status konfirmasi positif Covid-19 paling tinggi di Jawa Tengah.

Baca juga: Kapolri Siapkan Manajemen Kontijensi untuk Tekan Lonjakan Kasus Baru Covid-19 di Kudus

Tercatat hingga Minggu (6/6/2021), total pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mencapai 7.975 pasien.

Dikutip dari Kompas.com, Senin (7/6/2021), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7.975 orang.

Sementara pasien sembuh 5.918 orang, dan pasien meninggal dunia 659 orang.

Akibat lonjakan ini, ketersediaan tempat tidur di tujuh rumah sakit di Kudus semakin menipis.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas