Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepergok Berbuat Asusila di Semak-semak, Pasangan Kekasih Diancam Residivis, Motor Dibawa Kabur

Pasangan kekasih bernama YP (22) dan SR kepergok berbuat asusila di semak-semak. Tindakan asusila itu dipergoki oleh seorang residivis berinisial MN.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kepergok Berbuat Asusila di Semak-semak, Pasangan Kekasih Diancam Residivis, Motor Dibawa Kabur
IST
Pasangan kekasih bernama YP (22) dan SR kepergok berbuat asusila di semak-semak. Tindakan asusila itu dipergoki oleh seorang residivis berinisial MN. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan kekasih bernama YP (22) dan SA kepergok berbuat asusila di semak-semak pohon sawit.

Tindakan asusila itu dipergoki oleh seorang residivis berinisial MN (37).

Pasangan kekasih itu sempat diancam oleh pelaku.

Setelah mengancam, pelaku kemudian membawa kabur motor korban.

Tak hanya membawa motor, pelaku juga membawa SA.

Mulanya, datang pelaku bernama MN warga Dusun III, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ia memergoki pasangan yang sedang bercinta di areal pohon sawit ini sekitar pukul 22.30 WIB, Kamis (20/5/2021).

Rekomendasi Untuk Anda

Informasi yang diterima, pelaku MN merupakan seorang residivis yang sudah melakukan kejahatan pencurian sebanyak tiga kali.

Baca juga: Viral Video Asusila Sejoli di Telaga Ngebel, Ini Langkah Satpol PP Ponorogo

"Pelaku datang memergoki dan menakut-nakuti pasangan yang lagi pacaran itu, sambil bawa kayu," ujar Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus, Jumat (11/6/2021).

"Karena ditakut-takuti, pasangan itupun pasrah dengan alasan mau dibawa ke pos satpam untuk membuat perjanjian," ujar Kompol Muhammad Firdaus, Jumat (11/6/2021)

Lanjut Firdaus, tak membutuhkan waktu lama, pelaku membawa kereta Honda Vario BK 2696 MBD milik korban, YP.

Pelaku juga membawa pacar YP, SA dengan cara dibonceng, sedangkan YP, ditinggalkan begitu saja di areal perkebunan sawit.

Sampai di Jalan Pertahanan, Dusun IV, Desa Patumbak Kampung. Di situ, kereta yang dibawanya kehabisan bensin.

"Lalu, pelaku mengambil hape Oppo A71 milik SA dan digadaikannya dengan alasan untuk membeli bensin," ujar Firdaus.

Setelah bensin terisi, Firdaus menuturkan, pelaku kembali membonceng SA.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas