Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tiga Alasan Mengapa Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Sulit Diberantas

Kelompok Kriminal Bersenjata Papua sulit diberantas. Sedikitnya ada tiga faktor yang mempengaruhinya.

Tiga Alasan Mengapa Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Sulit Diberantas
Puspen TNI/Puspen TNI
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) (TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Kelompok Kriminal Bersenjata Papua sulit diberantas. Sedikitnya ada tiga faktor yang mempengaruhinya.

Di antaranya adalah karena perlindungan dari tokoh lokal, faktor taktikal geografis yang lebih sulit, dan faktor koordinasi antar lintas tim yang ikut bergerak bersama-sama melawan KKB.

Hal itu diungkapkan oleh Pengamat intelijen Ridlwan Habib.

Polisi menangkap 1 anggota teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua yang bernama Miron Tabuni.

"Penangkapan terhadap satu anggota KKB dilakukan pada Kamis, 10 Juni 2021, pukul 19:15 WIT di kawasan Jalan Ahmad Yani Timika," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata, Jumat (11/6/2021).

Disebutkan, Miron terdeteksi berada di area Distrik Kwamki Narama.

Satgas Nemangkawi langsung mendatangi lokasi tersebut dan mengikuti Miron.

Miron merupakan salah satu anggota kelompok teroris pimpinan almarhum Ayub Waker dan Guspi Waker dan masuk dalam daftar pencarian orang kepolisian.

Pergerakan Miron sudah lama dipantau oleh Kepolisian baik di Tembagapura, Ilaga, dan Lanny Jaya.

Sejak tahun 2017 lalu, Miron Tabuni bersama dengan kelompok dari Ugimba melakukan serangkaian aksi teror dan terlibat dalam pembakaran kios di belakang asrama Polsek Tembagapura dan perusakan Jalan Tembagapura - Banti.

Halaman
123
Editor: Muhammad Barir
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas