Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pasutri di Makassar Mengaku Deposito Rp 20 Miliar Raib, Berikut Penjelasan BNI

Manajemen juga melaporkan seorang oknum pegawainya yang diduga menjadi perantara deposito bodong tersebut

Pasutri di Makassar Mengaku Deposito Rp 20 Miliar Raib, Berikut Penjelasan BNI
Kontan
Ilustrasi bunga deposito 

TRIBUNNEWS.COM -- Dua orang di Makassar mengaku kehilangan uang depositonya di BNI sebesar Rp 20 miliar.

Saat mengetahui uang depositonya tersebut raib, warga yang mengaku bernama Hendrik dan istrinya pun mengamuk di Kantor BNI Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.

Sementara pihak BNI mengatakan pihaknya tidak menerima uang deposito tersebut.

Diduga nasabah tersebut menjadi korban pemalsuan bilyet deposito di Kantor Cabang BNI Makassar.

Dikutip dari KompasTV, pasutri tersebut telah dua bulan menunggu, namun mereka tak kunjung mendapatkan kejelasan nasib uang deposito sebanyak Rp 20 miliar, yang mereka depositokan di bank BNI.

Baca juga: Simpanan Deposito Minus 77,4 Persen, Tanda Aktivitas Ekonomi Meningkat

Keributan ini pun sempat menjadi perhatian paea nasabah bank BNI sudirman, yang melihat kejadian tersebut, yang marah-marah karena uangnya yang hilang dari rekeningnya.

Hendrik menyebut ia dan ayahnya menggunakan layanan deposito, sejak tahun 2019 lalu dengan iming-iming bunga sebesar 8,25 persen perbulan, selama 2 tahun Hendrik tetap menerima pemberiantahuan masuknya bunga deposito, ke rekening koran miliknya hingga ia yakin uang 20 miliar miliknya tetap aman di bank BNI.

Baca juga: Mengintip Kampanye Pemilu Tokyo Jepang, Wajib Deposito 3 Juta Yen

Namun pada bulan Februari 2021, ia kaget saat bermaksud mencairkan uang miliknya tidak ada di bank BNI, pemberitahuan dana masuk ke rekeningnya pun sudah berhenti sejak bulan maret 2021 lalu.

BNI Selesaikan Secara Hukum

Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan bahwa tidak ada dana yang masuk dari nasabah dalam kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito di Kantor Cabang BNI Makassar.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas