Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Dikejutkan Penampakan Buaya Berjemur di Pinggir Sungai Tempuran Boyolali 

Seekor buaya dengan panjang 1 meter tiba-tiba muncul di Sungai Tempuran Dukuh Gombol, Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali, Jumat (2/7/2021) pagi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Warga Dikejutkan Penampakan Buaya Berjemur di Pinggir Sungai Tempuran Boyolali 
Istimewa Warga Dukuh Gombol
Penampakan buaya sedang berjemur di Sungai Tempuran, Dukuh Gombol, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jum'at (2/7/2021) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, BOYOLALI - Seekor buaya tiba-tiba muncul di Sungai Tempuran Dukuh Gombol, Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali , Jumat (2/7/2021) pagi.

Penampakan buaya sekira 1 meter itu sempat direkam warga.

Dalam rekaman tersebut terlihat buaya itu berjemur dan kemudian masuk dalam air. 

Baca juga: PPKM Darurat di Kota Solo, Suasana Mal Layaknya Kota Mati

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kemunculan buaya tersebut awalnya diketahui oleh warga yang bernama Yakub. 

Dia sedang beristirahat di dekat sungai, sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu, sosok buaya tersebut terlihat sedang berjemur di pinggir sungai. 

Yakub mencoba mendekat dan memastikan sosok buaya tersebut. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dia juga sempat merekam penampakan buaya tersebut. 

Baca juga: Mengeluh Tak Enak Badan dan Minta Dikerok, Perempuan di Sragen Meninggal di Area Persawahan 

Setelah itu, kemudian dia pulang dan memberitahu warga yang diteruskan kepada perangkat desa setempat.

Kemudian laporan tersebut diserahkan ke pihak berwenang. 

Suripto (49) warga setempat mengaku baru pertama kali mendengar kabar munculnya penampakan buaya di sungai tersebut.

"Tadi ada salah satu warga yang melihat seekor buaya tersebut sedang berjemur, panjangnya sekitar 1 meter," kata Suripto kepada TribunSolo.com, Jum'at (2/7/2021).

Dia berharap buaya dapat segera ditangkap agar tidak meresahkan warga. 

Pasalnya, Sungai Tempuran dimanfaatkan warga untuk mencari pasir

“Selain itu juga dekat area pesawahan. Keberadaan buaya bisa membahayakan warga, kalau dibiarkan, buaya bisa semakin besar," harapnya.

Baca juga: Cerita Warsidin, Warga Sragen yang Pelihara Buaya Besar di Rumahnya Selama 20 Tahun

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas