Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Cerita Pasangan Muda Menganiaya Bayi yang Mereka Adopsi di Sumsel

Pasangan muda Rasyid (28) dan istrinya sengaja mengadopsi bayi M untuk menggantikan putri mereka yang sudah meninggal setelah lahir.

Cerita Pasangan Muda Menganiaya Bayi yang Mereka Adopsi di Sumsel
M Ardiansyah/Sripoku.com
Rasyid orang tua angkat bayi M yang diduga menganiaya anak angkatnya saat diinterogasi anggota PPA Satresrim Polres Banyuasin, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, BANYUASIN -- Pasangan suammi istri muda di Banyuasin, Sumatera Selatan diamankan polisi.

Mereka diduga menganiaya bayi yang mereka adopsi jadi anaknya.

Fakta terungkap dari kasus penganiayaan bayi berusia 6 bulan di Sungsang Banyuasin.

Pasangan muda Rasyid (28) dan istrinya sengaja mengadopsi bayi M untuk menggantikan putri mereka yang sudah meninggal setelah lahir.

Rasyid, terduga pelaku penganiayaan terhadap M bayi 6 bulan yang tak lain ayah angkatnya saat ini sudah diamankan di Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin.

Raayid (28) ketika ditemui di ruang pemeriksaan PPA Satreskrim Polres Banyuasin mengaku khilaf dan terbawa emosi. Saat melihat M terus merengek tak berhenti, membuatnya gelap mata hingga berujung penganiayaan.

Baca juga: Berawal Senggolan Kendaraan, Seorang Pria Tewas Dianiaya Anak Jalanan dan Pengamen

"Saat di rumah yang lama tidak pernah rewel. Baru satu bulan, pindah di rumah baru ini dia rewel terus. Badan capek, tetapi dia inu rewel terus. Makanya emosi dan menganiaya dia," ujar Rasyid sambil mata berkaca-kaca, Selasa (6/7/2021).

Ketika emosi, ia langsung membekap mulur M. Rasyid hanya mengakui, dia membekap mulut M saja. Untuk memukul korban M, hanya sekedarnya saja dan tidak terlalu kuat.

Setelah itu, ia memberikan kepada sang istri san membiarkan M terus menangis. Ia tidak sadar, aksinya tersebut ternyata di rekam tetangganya yang melihat penganiayaan tersebut.

"Lima bulan lalu kami mengadopsi M dari orangtua kandungnya. Kami mengadopsi dia, karena ingin menggantikan anak perempuan kami yang meninggal setelah lahir," ungkapnya.

Baca juga: Jasad Pria Ditemukan di Dekat SPBU Way Dadi Sukarame, Ada Luka di Kepala, Korban Diduga Dianiaya

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas